Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Laporkan Isnur YLBHI ke Bareskrim, Kivlan Malah Disuruh Pulang Lagi

| editor : 

Kivlan Zein didampingi kuasa hukumnya saat menyambangin Kantor Bareskrim Polri.

Kivlan Zein didampingi kuasa hukumnya saat menyambangin Kantor Bareskrim Polri. (elfany Kurniawan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zein menyambangi Bareskrim Polri, di Gambir Jakarta Pusat, Selasa (19/9) sore. Dia bermaksud melaporkan Ketua YLBHI Bidang Advokasi, Muhammad Isnur dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Kivlan yang juga mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), merasa tudingan terhadap dirinya tak benar. Karena dia dianggap menjadi dalang pengepungan kantor LBH, Senin (18/9) dini hari lalu.

"Saya tidak ada ikut di dalam sebagai operator atau sebagai dalang. Dan saya tidak hadir dalam acara itu, baik pada waktu hari Sabtu atau Minggu. Malah hari Minggu saya ada di Bogor,” terang dia.

Dia juga mengaku telah membawa sejumlah barang bukti terkait ucapan Muhammad Isnur di Komnas Perempuan. 

"Ada yang barbuk Public news. Bukti satu lagi ada kiriman di FB dan WA saya bahwa mereka ada rapat dan menggunakan lambang kacamata seperti Marxisme,” tutur dia.

Menurut dia, hal itu sudah bisa dijadikan bukti untuk menjerat Muhammad Isnur. Dia lantas melampirkan bukti itu ke penyidik seraya bermaksud membuat laporan.

Usai bertemu penyidik, Kivlan bersama dengan tim penasihat hukumnya keluar dengan tangan hampa. Pasalnya, penyidik malah menyuruh pulang Kivlan guna melengkapi barang bukti. 

Oleh sebab itu, polisi belum menerima laporan Kivlan. "Laporan sama bukti-buktinya kurang,” ucap dia.

Sementara itu, penasihat hukum Kivlan Zein, Mohammad Yuntri menjelaskan, pihaknya masih perlu melengkapi sejumlah barang bukti berupa video dan press release. Dia menyebut akan kembali lagi setelah melengkapi itu semua. 

“Barusan laporan pendahuluan, kami punya kepentingan, nama kami ini dicemarkan padahal tidak demikian. Dengan demikian kami mendahului, melengkapi syarat baru kami laporakan secara resmi,” terang dia.

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP