Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolis

Pembunuh Janda Cantik Tertangkap, Motif Pelaku Cemburu Buta

| editor : 

Janda cantik semasa hidup, yang tewas dibunuh pacarnya

Janda cantik semasa hidup, yang tewas dibunuh pacarnya (Dida Tenola/ Jawapos.com)

JawaPos.com - Misteri kematian janda muda bernama Merlinawati akhirnya terkuak. Perempuan yang akrab disapa Merlina itu tewas dibunuh. Pelakunya adalah pacarnya berinisial RFM.

Setelah menyelesaikan proses otopsi jenazag Merlina, Senin malam (18/9) sekitar pukul 23.00 WIB, polisi mendapat hasil seratus persen bahwa korban memang dibunuh. Polisi lantas bergerak cepat mencari pelakunya. Berdasar pengakuan warga sekitar, mereka sempat melihat seorang pria mengendarai motor sport di depan rumah Merlina di Jalan Kendangsari III/55 pada Sabtu pagi (16/9).

Berbekal petunjuk itulah, Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo menyebar untuk mencari tahu sosok pria tersebut. Hasilnya diketahui, bahwa korban sedang menjalin hubungan dengan RFM. "Dia berhasil kami tangkap di rumahnya Masangan Wetan, Sidoarjo," terang Kalolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Eko Sujarwo, Selasa petang (19/9).

Pelaku pembunuhan janda cantik. Pelaku pacar korban.

Pelaku pembunuhan janda cantik. Pelaku pacar korban. (Dida Tenola/ Jawapos.com)

Pria berusia 29 tahun itu sehari-hari berjualan sembako di rumahnya. Saat ditangkap, RFM mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku kesal dengan korban karena cemburu.

Berdasar pengakuannya kepada polisi, RFM cemburu karena Merlina selingkuh dengan laki-laki lain yang biasa dipanggil Boim. "Saya tidak niat membunuh sebenarnya. Cuma kesal aja gara-gara cemburu," beber RFM.

Pria bertubuh ceking itu menceritakan awalnya dia datang ke rumah Merlina sambil marah-marah. Dia menanyakan perihal hubungan kekasihnya itu dengan Boim. Namun Merlina mengelak tudingan perselingkuhan itu.

Jawaban yang terlontar dari murut perempuan berusia 24 tahun itu justru membuat RFM semakin kalap. Dia kemudian mencekik Merlina lantas membenturkan kepalanya ke tembok. Merlinapun langsung terkulai lemas. "Saat itu dia (Merlina) masih bernafas, lalu saya bawa ke lantai dua. Saya kunci pintunya, eh nggak tahunya malah meninggal," ujarnya enteng.

Akibat perbuatannya tersebut, RFM harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia mengaku menyesal dengan tindakannya. Pasalnya, di dalam hati kecilnya dia masih mencintai Merlina.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah Merlina ditemukan membusuk dua hari di dalam sebuah gudang, Senin siang (18/9). Awalnya polisi tidak berpikir bahwa kematian Merlina karena dibunuh. Namun setelah melihat pintu yang dikunci dari luar, insting polisi muncul.

Setelah itu mereka meminta persetujuan keluarga untuk mengotopsi jenazahnya pada Senin malam. Saat otopsi ditemukan luka bekas cekikan di leher korban. Selain itu juga ada bekas luka bakar yang diduga karena sundutan rokok.

(did/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP