Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Dibanding Negara Lain, Harga Bahan Baku Pil PCC di India Lebih Murah?

| editor : 

Penampakan pil PCC.

Penampakan pil PCC. (ist for JawaPos.com)

JawaPos.com - Sejumlah wilayah di tanah air menjadi zona subur untuk memproduksi pil PCC. Obat setan yang memiliki kandungan Paracetamol, Caffein, dan Carisoprodol itu telah memakan korban nyawa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Terungkap, asal usul serbuk pil PCC diimpor dari India.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berkoordinasi dengan kepolisian menelusuri jalur-jalur pasar gelap pemasok bahan-bahan pil PCC. Artinya, jika ada yang memasok, pemesan dari tanah air juga subur.

Lalu mengapa harus dari India? Apa memang benar India masih memperbolehkan penggunaan Carisoprodol yang sudah dilarang di enam negara termasuk Indonesia?

“Kenapa dari India, karena bahan-bahan dari India dan China itu murah,” tegas Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Mahdi Jufri kepada JawaPos.com, Selasa (19/9).

Mahdi menjelaskan obat-obatan itu semula ditemukan di Amerika Serikat dan Eropa. Namun belakangan Carisoprodol dilarang keras di dua negara itu karena menimbulkan kecanduan, kejang-kejang, dan halusinasi.

“Banyak bahan obat buatan China dan India itu murah. Mengapa? Karena mungkin buruhnya lebih murah. Sebab di AS dan Eropa kan sudah dilarang produksi. Saya enggak tahu kebijakan di India dan China seperti apa, artinya jika masih ada berarti kan masih produksi,” ungkap Mahdi.

Padahal, lanjutnya, tahun 2013 penggunaan Carisoprodol di Indonesia sudah dilarang. Pada September 2013, Carisoprodol ditarik dari pasaran karena menyebabkan ketergantungan dan efek berbahaya. 

Selain Indonesia, sejumlah negara juga melarang penggunaan Carisoprodol yakni Norwegia, Swedia, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada.

“Hampir di banyak negara sudah dilarang atau ditarik dari pasaran. Karena efeknya berbahaya jika digunakan berlebihan,” tutur Mahdi.

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP