Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
Bisnis

Terungkap! Ini Alasan Matahari Dept Store Akan Tutup Dua Gerainya

| editor : 

Matahari Pasaraya Blok M yang akan ditutup dalam waktu dekat

Matahari Pasaraya Blok M yang akan ditutup dalam waktu dekat (Marieska Virdhani/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M melakukan cuci gudang dengan diskon besar-besaran. Rata-rata barang dijual dengan potongan harga hingga 75 persen.

Pantauan JawaPos.com di Matahari Pasaraya Manggarai, acara cuci gudang sontak menghebohkan masyarakat, bahkan dari luar Jakarta. Mereka menyerbu gerai yang rencananya akan tutup pada akhir bulan tersebut.

Corporate Secretary dan Legal Director PT Matahari Department Store (MDS) Miranti Hadisusilo mengungkapkan alasan penutupan dua gerainya. Dikatakan olehnya, industri retail Indonesia memang sedang menurun sehingga berpengaruh terhadap penjualan produk.

"Matahari Department Store Pasaraya Blok M dan Manggarai akan ditutup per akhir bulan September ini, (karena) retail industry yang sedang slowing down," ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (19/9).

Selain itu, dia mengaku kedua gerai tersebut tidak dapat memberikan keuntungan sesuai harapan management MDS. "Kedua gerai tersebut tidak sesuai dengan target Management," kata dia.

Gudang Distribusi PT Matahari Putra Prima yang juga untuk mengirim Pasokan ke Gerai Matahari Departemen Store

Gudang Distribusi PT Matahari Putra Prima yang juga untuk mengirim Pasokan ke Gerai Matahari Departemen Store (Hana Adi Perdana/JawaPos.com)

Melihat hal tersebut, MDS merencanakan strategi lain untuk mencapai target marketnya. Mengganti Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M akan ditutup, MDS akan membuka gerai baru di beberapa lokasi hingga akhir tahun 2017.

"Matahari tetap akan melakukan ekspansi dengan membuka 1-3 gerai lagi sampai akhir tahun, 1 di Jawa dan 2 di luar Jawa," pungkas Miranti.

Namun, berbeda dengan gerai Matahari yang dipadati pengunjung karena cuci gudang, Pasaraya Manggarai sendiri terpantau sepi.

Diketahui, masyarakat menengah ke atas beralih ke mal premium. Sedangkan, masyarakat menengah dan menengah ke bawah, lebih memilih belanja di tempat-tempat terbuka untuk mendapatkan kecocokan harga.

(cr3/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP