Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Terduga Teroris yang Hendak Serang Jokowi Masih Diperiksa

| editor : 

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Densus 88 Antiteror masih memeriksa IM, terduga teroris yang ditangkap di Bandara Udara Cakrabhuana, Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/9) kemarin. Dia ditangkap jelang kedatangan Presiden Joko Widodo di Cirebon.

"Karena akan ada kunjungan Bapak Presiden di Cirebon, maka dilakukanlah penyelidikan ternyata ada satu orang yang dicurigai berada di dekat bandara," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (19/9).

Pelaku yang lahir di Majalengka pada 22 Januari 1986 dan beralamat di Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka itu ditangkap setelah penyelidikan Densus 88 Antiteror.

Menurut Setyo, setelah dilakukan pengamatan oleh Densus 88, pelaku berinisial IM kemudian diamankan di Polres Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan.

Densus 88 mendapatkan satu tas yang dibawa oleh IM. Namun, Setyo enggan menjelaskan secara detail apa isi dari tas tersebut.

"Tas ini masih diamankan okeh Densus 88, belum disebutkan isinya apa saja, walaupun di beberapa media sudah disampaikan, tapi saya tidak mau menyampaikan ini dulu karena harus diklarifikasi, masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.

Setyo menghargai langkah penyidik, sehingga diberikan waktu 7x24 jam untuk menentukan apakah IM benar sebagai tersangka teroris atau bukan.

"Kalau memang dia tersangka teroris akan diproses lanjut, kalau tidak dia akan dikembalikan dan dibebaskan," tandasnya.

(cr5/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP