Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Pergoki Anaknya Dicabuli, Sang Ibu Laporkan Sepupunya Sendiri

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (pixabay.com)

JawaPos.com - Hati Fatimah (54) serasa bagai teriris-iris. Ia sangat marah ketika memergoki adik sepupunya, Arsad tengah mencabuli anaknya, MA (16). Selasa (12/9) lalu, saat masuk ke dalam rumah, Fatimah mendapati Arsad sedang memasukkan alat vitalnya ke mulut MA.

Tak terima anaknya dicabuli, Fatimah melapor ke Polsek Mandonga. Korban MA merupakan penyandang disabilitas. Sejak lahir tak mampu berjalan. “Saya lihat, tapi saya langsung ke dapur. Saya takut nanti kalau saya tegur dia mengamuk,” kata Fatimah di Polsek Mandonga sebagimana dilansir dari Kendari Pos (Jawa Pos Group).

Kepada ibunya, korban MA mengaku pamannya itu sudah seringkali melakukan perbuatan senonoh tersebut. Selama ini MA tidak berani bercerita karena diancam akan dibunuh oleh Arsad jika membeberkan perilaku menyimpang yang dilakukannya. Dari cerita Fatimah, bukan sekali ini saja berbuat cabul.

Saat masih tinggal di Kabupaten Konawe Selatan, Arsad pernah melakukan hal yang sama. Karena itu, Arsad meninggalkan kampungnya. Oleh Fatimah, Arsad diminta menumpang tinggal di rumahnya di Puwatu bulan lalu. “Itulah yang bikin saya heran. Saya panggil dia (Arsad) tinggal di rumah baik-baik biar dia bisa menjaga keponakannya malah berlaku begitu,” sesal Fatimah di Polsek Mandonga.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Mandonga langsung bergerak. Arsad berhasil di tangkap di kediamannya Kecamatan Ranomeeto, Konsel. Penangkapan tersangka tak lama setelah korban MA diminta keterangannya.

“Pelaku kami tangkap di rumahnya. Kami masih melakukan penyidikan,” ujar Iptu Baharudin Supu, Kanit Reskrim Polsek Mandonga saat dihubungi, Kamis (14/9).

(sad/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP