Rabu, 13 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Hanya Modal Miras, Pemuda Ini Bisa Gagahi Bunga Hingga 4 Kali

| editor : 

ilustrasi pemerkosaan.

ilustrasi pemerkosaan. (ist for JawaPos.com)

JawaPos.com - Demi bisa meniduri bunga (bukan naman sebenarnya, Eto yang masih berusia 22 tahun mulai menyusun rencana jahat di kepalanya. 

Setelah berkenalan dengan gadis yang masih berusia 15 tahun itu, Eto kemudian janjian untuk menjemput korban di area Perumahan Karpotek Dalam.

Selanjutnya, Eto membawa Bunga ke indekosnya di Jalan Padat Karya, Loa Bakung, Samarinda. Rencana jahat pun mulai dijalankan Eto, diawalai dari obrolan yang bernada merayu dan berlanjut dengan mencekoki Bunga dengan minuman keras (miras).

Setelah teler, Bunga lalu dipaksa berbaring di lantai kamar kosannya. Merasa sudah di atas angin, karena si gadis incaranya sudah tak berdaya alias teler, Eto akhirnya melakukan perbuatan asusila terhadap Bunga.

Parahnya, Eto melakukannya hingga empat kali. Setelah puas, Eto seperti tanpa bersalah memberi uang Rp 50 ribu pada Bunga dan meminta tidak menceritakan kejadian itu pada siapapun.

Kini Eto mendapat hukuman berat karena perbuatannya. Dia divonis penjara sembilan tahun dan denda Rp 60 juta atau ganti kurungan selama tiga bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri Samarinda, (14/9).


Vonis yang dijatuhkan Ketua Majelis Hakim Parmatoni lebih ringan dari yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bayu Fermady.

Bayu mendakwa Eto melanggar pasal 81 atar 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 dengan pidana kurungan penjara 13 tahun dan denda Rp 60 juta subsider enam bulan. Setelah sempat berkomunikasi dengan kuasa hukumnya, Eto memilih menerima hukumannya.

"Ia Saya terima saja," ujar Eto sebagaimana dilansir dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group).

(dms/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP