Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Ketika Bupati Buton Umar Samiun Terpaksa Membohongi Ibunya

| editor : 

Bupati nonaktif Umar Samiun

Bupati nonaktif Umar Samiun (JawaPos.com)

JawaPos.com - Sidang lanjutan Bupati Buton nonaktif Samsu Umar Abdul Samiun kini memasuki agenda pembacaan pledoi (pembelaan, red) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (13/9) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. 

Dalam persidangan tersebut, selain mengungkap fakta persidangan yang tidak dituangkan dalam surat tuntutan JPU, Umar Samiun juga mengungkapkan rasa rindunya kepada sang Ibunda, Hj. Wa Ode Naria yang kini genap berusia 90 tahun.

Selama menjalani masa penahanan oleh KPK, Umar Samiun bersama saudara-saudaranya terpaksa harus berbohong kepada sang ibunda bahwa dirinya saat ini tengah bertugas di luar daerah, bukan sedang menjalani persoalan hukum yang menjeratnya di KPK. 

Hal itu terpaksa dilakukan mengingat kondisi kesehatan sang ibunda yang tidak memungkinkan untuk mendengar kabar penahanan Umar Samiun. 

“Maafkan kami semua anak-anakmu yang telah membohongi bahwa Saya lagi bertugas diluar daerah. Sengaja kami tidak menyampaikan yang sebenarnya karena semata-mata kami sayang dan kami cinta ibu,” ujar Umar Samiun dihadapan Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua, Ibnu Basuki Widodo.

Dalam kesempatan itu, Umar Samiun membeberkan sejumlah fakta-fakta persidangan yang tidak dituangkan oleh JPU didalam surat tuntutan. 

Menurut mantan Ketua DPW PAN Sultra ini, JPU dalam membuat tuntutan tidak berdasarkan bukti dan fakta di persidangan. Akan tetapi, berdasarkan asumsi dan terkesan ragu-ragu. 

Umar Samiun juga menjelaskan bahwa JPU kurang memahami Pilkada Kabupaten Buton dengan baik. Pilkada Kabupaten Buton dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni 2011 yang berujung dengan dikeluarkannya putusan sela. 

Kemudian yang kedua tahun 2012 yang berakhir dengan keputusan akhir. “Kalau ada “niat” saya kenapa tidak saya lakukan sejak tahun 2011 dimana saya masih dalam posisi kalah,” tukasnya.

(dms/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP