Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Pencabutan Karaoke Diamond Tergantung Hasil Penyidikan BNN dan Polisi

| editor : 

Penampakan Karaoke Diamond, tempat Indra J Piliang diduga menggunakan sabu-sabu

Penampakan Karaoke Diamond, tempat Indra J Piliang diduga menggunakan sabu-sabu (Elfany Kurniawan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pasca digerebeknya Karaoke Diamond oleh aparat Polda Metro Jaya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memerintahkan Dinas Pariwisata untuk melakukan investigasi terhadap tempat hiburan malam di Ibu Kota.

"Saya minta nanti Dinas Pariwisata untuk menginvestigasi. Memeriksa atau mendeteksi jangan sampai penggunaan narkoba masuk ke situ, karena dampaknya pada pengelola hiburan itu sendiri," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/9).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tinia Budiati menyatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Jika kasus tersebut terindikasi saling tahu antara pelaku dan pihak tempat hiburan malam, maka akan diberikan sanksi.

Indra J Piliang

Indra J Piliang (Twitter @IndraJPiliang)

"Kalau terindikasi betul-betul mereka melakukan kegiatan itu (memakai narkoba) dan diketahui pemilik, kan penanggungjawab yang punya, itu tentu akan kita berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku," jelas Tinia.

Menurutnya, dampak kasus tersebut tidak bisa langsung kepada pencabutan izin karena harus dilihat apakah memang Karaoke Diamond menyediakan barang terlarang kepada pengunjung.

Saat ini, pihak Dinas Pariwisata menunggu sidang perkara bersama Kepolisian dan Badan Narkotika Provinsi (BNNP), bahkan hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) jika menyangkut kasus besar.

"Harus ada sidang perkaranya dulu, nggak bisa langsung ini kan sekarang modus-modus banyak juga. Kalau memang si pemilik itu ternyata mengetahui dan memfasilitasi pasti kena sama Kepolisian, BNNP kalau menyangkut lebih, baru ditingkatkan ke BNN," tuturnya.

Karaoke Diamond kembali menjadi sorotan karena IJP bersama dua rekannya tertangkap tangan sedang menggunakan sabu-sabu pada Rabu (13/9) malam. Sanksinya, Pemprov DKI akan melakukan pencabutan izin usaha hiburan malam tersebut.

(cr3/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP