Kamis, 21 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Health Issues

Bahaya! Ini Kandungan Obat yang Celakai Puluhan Anak di Kendari

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (pixabay.com)

JawaPos.com – Kejadian mengerikan dialami puluhan anak dan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Mereka terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari setelah diduga mengonsumsi obat-obatan bentuk tablet maupun cair. Obat-obatan tersebut diduga kuat adalah sejenis PCC, Tramadol, hingga Somadril.

Ternyata obat-obatan itu memang berbahaya jika disalahgunakan. Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Mahdi Jufri menjelaskan ketiga obat-obatan tersebut berfungsi mirip morfin yang berbahaya bagi susunan saraf otak.

“Tramadol dan Somadril itu memang mirip morfin fungsinya, untuk menghilangkan rasa sakit. Kalau PCC saya belum dengar, mungkin sama dengan golongan psikotropika lainnya,” kata Mahdi kepada JawaPos.com, Kamis (14/9).

Salah satu korban yang dirawat di RSJ Kendari

Salah satu korban yang dirawat di RSJ Kendari (Kendari Pos/JawaPos.com)

Mahdi menambahkan Tramadol biasa dipakai sesuai dosis dan resep dokter untuk penghilang rasa nyeri usai kecelakaan atau terluka hebat. Jika sembarangan, maka akan menimbulkan halusinasi parah.

“Tramadol dan Somadril fungsinya sama dengan golongan inti morfin. Menyebabkan halusinasi dan menyebabkan adiksi. Bahaya jika diminum tanpa resep dokter dan apalagi oleh anak-anak,” kata Mahdi.

Jika dikonsumsi sembarangan, maka akan menimbulkan dampak halusinasi parah hingga mabuk atau disebut dengan istilah nge-fly. Obat-obatan itu masih digunakan secara medis hanya saja diawasi ketat dan harus sesuai resep dokter.

“Masih digunakan, karena pada dasarnya Tramadol itu obat penghilang nyeri hebat, seperti habis operasi atau tabrakan. Bahaya sekali jika tanpa resep dan dosis yang benar,” ungkapnya.

Anak-anak yang menjadi korban saat ini sebagain masih dirawat dan ada yang sudah dipulangkan. Mereka dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari, RS Bhayangkara, Rumah Sakit Kota Kota Kendari, Rumah Sakit Ismoyo, dan Rumah Sakit Bahteramas.

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP