Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
Metropolitan

Djarot Cabut Izin Karaoke Diamond, Tempat Indra J Piliang Nyabu

| editor : 

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (Yesika Dinta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Aparat kepolisian kembali membongkar praktik transaksi narkoba di tempat hiburan malam di Jakarta. Kasus terbaru terjadi di Karaoke Diamond, tempat politikus muda Partai Golkar, Indra J Piliang, yang diringkus jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengkonsumsi sabu-sabu.

Kasus ini membuat Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat marah. Dengan tegas dia akan mencabut izin Karaoke Diamond yang berada di Jakarta Barat. Apalagi kasus ini adalah yang kedua kalinya.

"Kalau memang (disediakan) dari dalam, tanpa peringatan sebagainya langsung kita tutup, cabut izinnya," ujarnya saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/9).

"Yang paling berat adalah kalau itu disediakan dari dalam itu tanpa ampun langsung kita tutup," lanjut dia dengan nada lantang.

Dia mengungkapkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang gencar menindak kasus penyalahgunaan narkoba. "Kita perang besar terhadap narkoba sehingga berkali-kali saya sampaikan kepada hiburan malam untuk tegas ya," tutur Politkus PDIP itu.

Indra J Piliang

Indra J Piliang (Twitter @IndraJPiliang)

Djarot meminta Dinas Pariwisata DKI Jakarta selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan tempat hiburan malam agar menginvestigasi keberadaan jaringan peredaran narkoba.

"Saya minta nanti Dinas Pariwisata untuk menginvestigasi. Memeriksa atau mendeteksi jangan sampai penggunaan narkoba masuk ke situ karena dampaknya pada dia, pada pengelola hiburan itu sendiri," seru dia.

Diketahui, Indra J Piliang (IJP) ditangkap saat tengah menggunakan narkoba jenis sabu bersama dua rekannya, Romi Fernando dan M Ismail Jamani, di Karaoke Diamond, Rabu (13/9) malam.

Dari lokasi penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa satu set bong dan cangklong bekas pakai serta satu plastik kosong diduga bekas tempat menyimpan narkoba.

Politikus Partai Golkar itu dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah melakukan tes urine. Dirinya mengaku mendapatkan sabu dari seorang bandar, dan saat ini masih diusut oleh Kepolisian.

(cr3/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP