Jumat, 22 Sep 2017
Politik

Kadernya Terlilit Kasus Narkoba Apakah Bisa Turunkan Citra Golkar?

| editor : 

Indra J Piliang menjalani pemeriksaan polisi terkait dugaan kasus narkoba.

Indra J Piliang menjalani pemeriksaan polisi terkait dugaan kasus narkoba. (Istimewa)

JawaPos.com - Partai Golkar tidak henti-hentinya terkena musibah, setelah ketua umumnya Setya Novanto ditetapkan tersangka dalam kasus e-KTP. Saat ini salah satu kadernya Indra Jaya Piliang ditangkap polisi karena mengunakan narkoba jenis sabu.

Lantas apakah citra partai berlogo pohon beringin ini semakin terpuruk karena kasus-kasus tersebut?. Kordinator‎ Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Partai Golkar, Roem Kono menegaskan, adanya kasus tersebut tidak akan membuat citra ‎Golkar menjadi rusak.

"Ya tidak ada (citra Golkar tidak rusak)," ujar Roem saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9).

Sementara untuk kasus Indra J Piliang pintanya, jangan dikaitkan dengan Partai Golkar. Pasalnya Indra sudah lama tidak aktif dalam partai bernuansa kuning ini. Sehingga kata dia, tidak membuat citra Golkar rusak.

"Jadi tidak perlu dikaitkan juga," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR tersebut.

Sampai saat ini Roem masih mempelajari kasus dari Indra itu. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemberhentian dari keanggotan Partai Golkar. Pasalnya Golkar sudah jelas komitmennya berperang terhadap korupsi dan narkoba.

"Yaa Golkar harus berikan sanksi. Sanksi moral termasuk pemberhentian‎," ungkapnya.

‎Roem juga mengaku kaget karena Indra terciduk oleh aparat kepolisian karena kasus narkoba. Pasalnya dia kader sekaligus pengamat politik yang selalu diandalkan oleh Golkar. Pemikirannya pun bagus demi kemajuan Indonesia.

"Saya juga terkejut, dia seorang tokoh tiba-tiba aja tersangkut dengan narkoba," pungkasnya.

Sekadar informasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo ‎membenarkan bahwa jajarannya meringkus tiga orang berinisial IJP (45), RF (32), dan MIJ (35). Ketiganya ditangkap karena mengkonsumi narkoba jenis sabu. Menurut informasi yang beredar, diduga IJP adalah politisi Partai Golkar yakni Indra J. Piliang.

Argo mengatakan, penangkapan itu dilakukan Rabu (13/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB di Room Opal Diamond karaoke, Taman Sari, Jakarta Barat.

Argo melanjutnya, tiga orang yang telah tertangkap saat dilakukan tes urine semunya positif menggunakan narkoba. Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni satu set bong, cangkong bekas parkai, satu plastik bekas pakai, dan satu korek gas.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP