Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Rintihan Mahasiswi di Tengah Malam Memicu Kecurigaan Tetangga

| editor : 

Ilustrasi aborsi

Ilustrasi aborsi (Pixabay.com)

JawaPos.com - Warga kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman gusar dengan sebuah suara rintihan di sebuah rumah kos pada suatu tengah malam. Kegusaran itu akhirnya terjawab, ternyata suara rinitihan itu milik mahasiswi berinisial IUJ, 18. Ketika itu yang berusaha menggugurkan kandungannya yang berusia tujuh bulan di toilet.

Wakapolres Sleman Kompol Heru Muslimin menuturkan, tersangka berusaha menghilangkan jejak. Orok hasil asmara membabi buta dengan sang pacar itu disimpan di dalam lemari kamar kosnya di kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman.

"Tujuan tersangka memasukkan bayi ke dalam lemari agar tidak terdengar oleh tetangga. Jadi, bayi itu meninggal karena tidak diurus," jelas Wakapolres Sleman Kompol Heru Muslimin kemarin.

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay.com)

Bayi berjenis kelamin perempuan itu digugurkan dengan menggunakan pil yang dibeli dari toko online. Pil seharga Rp 2,6 juta tersebut ampuh meluruhkan janin yang tidak berdosa.

Kejadian itu terungkap Selasa lalu (5/9) di rumah kos putri yang ditempati tersangka. Setelah menenggak pil tersebut, pada tengah malam tersangka yang merasa mulas bergegas ke kamar mandi. Rintihan tersangka yang tengah menjalani proses kelahiran sempat didengar tetangga kos. 

(bhn/ila/c4/ami)

Sponsored Content

loading...
 TOP