Rabu, 22 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Usut Perampas Senjata Anggota Brimob, Penyidik Polri Lakukan Ini

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Kasus penganiayaan yang berbuntut perampasan senjata organik yang menimpa Brigadir Ida Bagus Suda Suwarna saat tengah bertugas di Ayana Hotel Bukit Jimbaran pada Selasa (8/8), kini masih buram.

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa lebih dari 70 rekaman CCTV untuk melacak pelaku penganiayaan dan perampasan senjata anggota Brimob Polda Bali. Selain itu penyidik hingga saat ini juga sudah memeriksa lebih dari 60 saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

“Saya memberikan kesempatan kepada penyidik. Selain memanfaatkan sarana IT, kita juga telah melakukan pendekatan ke masyarakat dalam menggali informasi. Jadi tidak dengan teknik investigasi kepolisian, tapi lebih cenderung meminta partisipasi masyarakat seperti pada waktu dulu mengenalkan pelaku bom bunuh diri, Bom Bali 2 dua belas tahun lalu,” ucap kapolda sebagaimana dilansir Bali Express (Jawa Pos Group), Kamis (14/9).

Berdasarkan salah satu rekaman CCTV, diduga kuat pelaku berjumlah 3 orang dengan menggunakan penutup wajah, namun hingga saat ini tetap belum bisa terungkap. Kapolda juga tidak mau menjelaskan, CCTV di mana saja diambil rekamannya untuk menyelidiki kasus tersebut.

Berdasarkan lokasi kejadian, puluhan rekaman CCTV itu diambil dari pihak hotel, areal parkir, jalur masuk keluar areal hotel, pintu gerbang dan CCTV di seputar lingkungan disana.

Menurut Kapolda, saat ini pihaknya memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja dalam mengungkap kasus tersebut. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan merilis foto-foto para pelaku.

"Bukan sketsa wajah, tetapi foto atau face para pelaku yang akan diumumkan kepada media dan publik. Ini sesuai dengan janji saya bahwa satu bulan kasus ini harus terungkap," ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa pelaku adalah orang terlatih. Kalaupun bukan orang terlatih pasti memiliki kekuatan besar karena sekali pukul bisa membuat anggota Brimob roboh tak berdaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota Brimob dari Polda Bali Brigadir Ida Bagus Suda Suwarna dianiaya oleh orang tak dikenal saat sedang melakukan tugas piket di Ayana Hotel Jimbaran. Bersamaan dengan itu telah hilang senjata korban yang berupa senjata laras panjang jenis SS1 V1 dengan nomor poper senjata 023 magasen terpasar amunisi tajam 20 butir, magasen terlepas amunisi hampa 3 dan 17 karet 2 magasen yang diletakkan didepan dada.

(nas/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP