Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Tak Percaya Presiden PKS, Gerindra Jabar: Dia Bukan Panglima Saya!

| editor : 

Presiden PKS, Sohibul Iman

Presiden PKS, Sohibul Iman (Dok.Jawapos)

JawaPos.com - Setahun jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, koalisi Gerindra-PKS tengah terguncang. Ya, semenjak penetapan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu, terjadi gesekan di kedua kubu.

Yang teranyar, Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi menarik dukungan terhadap Demiz-Syaikhu. Hal itu lantas memicu reaksi Presiden PKS, Sohibul Iman. Kepada awak media, Sohibul menyatakan jika Mulyadi bakal dipanggil Prabowo dalam waktu dekat.

Lantas bagaimana reaksi Mulyadi?

Kepada RMol Jabar (Jawa Pos Grup), Mulyadi tidak percaya klaim Sohibul tersebut.

Mulyadi mengungkapkan, pasca mencabut dukungan terhadap Demiz dan Syaikhu dirinya tak mendapatkan teguran apapun dari partai. Dalam kesempatan itu, Mulyadi juga mangaku jika dirinya merupakan kader yang selalu patuh terhadap Ketua Umum Prabowo.

"Pak Prabowo itu panglima saya, saya akan selalu dengar dan patuh. Sohibul Iman bukan panglima saya," ungkap Mulyadi kepada RMOLJabar, Rabu (13/9).

Mulyadi juga mengaku selalu melaporkan perkembangan politik di Jawa Barat ke DPP Partai.

"Pak Prabowo profesional, Partai Gerindra profesional, kami juga profesional. Saya selalu koordinasi dan laporkan yang menjadi tanggungjawab saya di Jabar," akunya.

Diberitakan sebelumnya, selain mencabut dukungan terhadap Demiz dan Syaikhu di Pilgub Jabar. Mulyadi juga kembali memunculkan namanya dan Burhanudin Abdullah sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jabar 2018.

(mam/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP