Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Lifestyle

Tiga Cara Pastikan Tas Branded Asli atau Tiruan

| editor : 

Para ibu yang tertarik dengan tas branded

Para ibu yang tertarik dengan tas branded (Rieska/JawaPos.com)

JawaPos.com – Perempuan akan merasa bangga di depan teman-temannya saat menggunakan tas bermerek berkelas seperti Hermes, Chanel, Louis Vuitton, Fendi, Givenchy, dan US Brand seperti Tory Burch, Michael Kors, Kate Spade, Prada dan lainnya. Akan tetapi, banyak di antara tas-tas itu ternyata palsu, tiruan, atau kini disebut dengan istilah KW.

Tentu dari segi harga dan kualitas berbeda jauh. Sebut saja tas Hermes, yang disukai artis dan penyanyi Syahrini. Harga aslinya tentu miliaran rupiah.

Konsultan dan Pakar Tas dari Luxe, Dionesia Sebayang membagi saran kepada para perempuan untuk membedakan tas branded asli dan tiruan. Siapa saja yang sudah sering membeli tas, menurutnya pasti bisa membedakannya.

“Tentu bisa membedakan sendiri, bahan, jahitan dan hardware sangat berbeda jauh,” tegasnya di Irresitible Bazaar Grand Indonesia, West Mall, Rabu (13/9).

1. Kulit
Tas branded asli akan terlihat dari kemilaunya. Dari mulai jahitan luar hingga di bagian dalam tentu akan berbeda kualitasnya.

“Shiny atau tidak. Lalu kulit kan macam-macam ya, ada dari buaya atau sapi hingga bulu domba bahkan bulu babi. Semuanya ada. Nanti bisa ditemukan begitu dipegang akan berbeda,” kata Dionesia.

2. Logo
Logo tas branded apapun akan selalu sama di setiap model tas. Logo yang palsu tak akan bisa sama dengan yang asli. Tak hanya di bagian luar, bahkan logo itu bisa tercetak hingga ke dalam tas.

3. Aroma
Aroma tas kulit akan ketahuan asli atau palsu. Tas branded pasti akan memberikan aroma kulit yang khas. Untuk bahan sintetis tentu akan berbeda dengan kulit.

“Tentu perbandingannya berbeda sekali ya. Aromanya itu kulit asli bisa dibedakan. Itu kan dari hewan langka yang harus dilestarikan, makanya mahal. Bisa dipesan untuk level limited edition. Saat ke luar negeri bahkan harus ada Cites, adalah kulit pengganti replacement pengganti tas kulit itu,” jelasnya.

Lalu Bagaimana Cara Merawatnya?

“Cukup rajin diangin-anginkan saja setiap dua bulan sekali. Sebab Indonesia itu lembab mudah membuat tas karatan. Karena itu disimpan di lemari khusus lalu dianginkan menggunakan kipas angin. Sama halnya merawat batik tulis asli Jawa, itu kan harus bisa menyimpannya,” kata Dionesia.

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP