Rabu, 27 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Bisnis

Setuju Divestasi 51 Persen

Freeport Tetap Ingin Kontrol Penuh, Luhut: Logikanya Dimana?

| editor : 

Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan

Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan merasa tidak habis pikir dengan klaim Freeport yang menyatakan jika mereka masih ingin mengontrol tambang emas di Papua. Padahal, porsi saham Indonesia lebih besar dari milik Freeport.

Saat ini saham Freeport Indonesia masih 90,64 persen. Sementara Indonesia hanya memiliki 9,36 persen. Pada 2019, ditargetkan Indonesia sudah menguasai 51 persen saham Freeport.

"Enggak ada itu. Dia boleh saja bilang itu, kita negara yang berdaulat. Masa (Indonesia) 51 persen, kau 49 persen dia yang mengontrol. Itu logika dari mana," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (13/9).

Menurut dia, nantinya Indonesia sudah tidak butuh peran mayoritas dari Freeport untuk mengelola tambang di Papua. Sebab, saat ini ada 500 lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bisa dipercaya dan mumpuni dalam mengelola tambang Freeport.

"Kita banyak orang pintar untuk operasikan itu. 500 orang anak ITB yang bekerja belasan tahun, dan 97 persen sudah dioperasikan mereka. Jadi tidak ada masalah itu," jelas dia.

"Kalau 51 persen, CEO kita, operasional kita, finance nya kita ya bisa dibuat seperti itu. Jadi kita mengacu ketentuan yang berlaku umum," pungkasnya. 

(cr4/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP