Jumat, 24 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Music & Movie

Total! Christian Bale Menggendut demi Dick Cheney

| editor : 

MA BULAN SILAM: Christian Bale dan istri, Sibi Blazic, menghadiri premiere The Promise pada April lalu. Tampak wajah Bale masih tirus dan ukuran badannya normal. Foto kanan, setelah menggendut.

MA BULAN SILAM: Christian Bale dan istri, Sibi Blazic, menghadiri premiere The Promise pada April lalu. Tampak wajah Bale masih tirus dan ukuran badannya normal. Foto kanan, setelah menggendut. (CHRIS DELMAS/ AFP PHOTO, VALERIE MACON/AFP)

JawaPos.com  – Master Bruce, is that you? Coba dibaca dengan suara dan intonasi ala Alfred Pennyworth, hehehe... Ya, penampilan aktor The Dark Knight Christian Bale kini sulit dikenali. Ketika menghadiri screening film terbarunya, Hostile, di Toronto Film Festival (TIFF) kemarin, dia tampak makin gendut. Wajahnya membulat. Alisnya pun hampir hilang.

Rupanya, Bale sedang mempersiapkan diri untuk film terbarunya yang berjudul Backseat. Dalam film yang disutradarai Adam McKay itu, dia memerankan wakil presiden AS pada masa pemerintahan George W. Bush, Dick Cheney.

’’Well, aku nonton banyak video, banyak membaca, banyak makan. Terutama banyak makan sih,’’ kata Bale dalam sesi wawancara dengan The Hollywood Reporter. Bale mempunyai resep untuk membuat badannya melembung begitu cepat. ’’Banyak makan pai,’’ ucap aktor Terminator Salvation itu, lantas tertawa.

Jika dibandingkan dengan semua aktor kelas A Hollywood, Bale memang dikenal paling demen menaik-turunkan berat badan demi tuntutan akting. Hitungan kilogramnya pun terbilang ekstrem.

Dia pernah menyusutkan bobot hingga 32 kg untuk membintangi The Machinist pada 2004. Penurunan itu dia capai secara bertahap dari empat tahun sebelumnya setelah tampil berotot di American Psycho (2000).

Setelah menjadi pengidap insomnia kurus kering di The Machinist, dia hanya mempunyai kurang dari setahun untuk menggenjot badan jadi bulky lagi. Tepatnya untuk memerankan Bruce Wayne di Batman Begins (2005). Untuk itu, dia harus menambah bobot hingga 45 kg.

Hingga empat tahun berikutnya, film-film Bale cenderung tidak menuntut banyak perubahan bobot. The Prestige (2006), The Dark Knight (2008), Terminator Salvation (2009), dan Public Enemy (2009) tidak menuntutnya untuk kurus atau gendut secara ekstrem lagi.

Tantangan baru datang saat harus membintangi The Fighter (2010). Dia harus kembali menyusutkan berat badan hingga 20 kg. Tentu saja, kerja keras itu terbayar dengan raihan Oscar sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Bagi orang seperti dia, menurunkan berat badan ternyata relatif lebih mudah daripada menggenjotnya. Diet yang ketat plus rajin fitnes dapat memangkas lemak dalam waktu tidak lebih dari 6 bulan. Namun, menaikkan berat badan jauh lebih sulit. Dia mengungkapkannya ketika harus menggendut lagi demi memerankan con-artist lucu di American Hustle (2013).

’’Benar, aku hanya perlu duduk-duduk saja sambil makan donat, roti, kue, dan semacamnya. Tapi, untuk memulainya sangat tidak mudah,’’ ungkap Bale kepada People kala itu. ’’Cepat memang (menaikkan berat), tapi tidak mudah,’’ imbuhnya.

’’Ketika kamu sudah menjalaninya, dua bulan kemudian, tubuhmu akan mulai protes. Ia memberontak dan bilang, ’Sudah, please!’. Punggung jadi sakit. Badan pegal-pegal. Seluruh upaya itu akan berakhir dengan kamu berusaha menurunkan beratmu lagi,’’ jelas aktor 43 tahun tersebut. ’’Kalau saja bisa sesederhana itu,’’ lanjutnya.

Ok, mari kembali ke Backseat. Bale bakal bertemu banyak teman di film yang saat ini masih dalam tahap praproduksi tersebut. Misalnya, Amy Adams (pacarnya di American Hustle) dan Steve Carrell yang membintangi The Big Short bareng tahun lalu. Film itu bakal fokus pada hari-hari Cheney saat Bush hendak menginvasi Irak pada 2013. ’’Produksi akan mengasyikkan. Aku menikmatinya,’’ kata Bale. (*)

(c20/na)

Sponsored Content

loading...
 TOP