Minggu, 24 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
All Sports

POPNAS XIV 2017

Tenis Indoor Jatim Incar Emas Nomor Perorangan

| editor : 

Tim tenis indoor Jatim ingin meraih medali pada nomor perorangan

Tim tenis indoor Jatim ingin meraih medali pada nomor perorangan (Daru Cahyono for JawaPos.com)

JawaPos.com - Pupus sudah harapan Jawa Timur (Jatim) untuk meraih medali pada cabang olahraga (cabor) tenis lapangan nomor beregu putri Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV 2017. Kartika Vesa Dewi dan kolega gagal menembus semifinal setelah tumbang di tangan tuan rumah Jawa Tengah (Jateng).

Dalam pertandingan babak delapan besar yang dilangsungkan di Lapangan Tenis Indoor Metro Semarang, Rabu (13/9) siang, Jatim tumbang atas Jateng dengan skor akhir 1-2. "Kami mohon maaf karena gagal di nomor beregu putri. Kami akan berusaha meraih medali di nomor perorangan," kata pelatih tenis Jatim Daru Cahyono.

Daru menceritakan, Jatim sebenarnya sempat unggul saat tunggal pertama Shahwa mengalahkan Rosida Mega dengan skor 6-0 dan super tie break 3-6 (10-6). Sayang Kartika Vesa Dewi yang menjadi tunggal kedua justru tumbang atas Nadya Prameswara dengan skor 4-6 dan 0-6.

"Anak-anak ini punya teknis bagus. Kami hilang poin bukan karena finishing lawan, tapi karena kesalahan sendiri," ucap Daru kepada JawaPos.com, Rabu (13/9).

Gagal di tunggal kedua membuat Jatim harus melakoni laga terakhir. Jatim menurunkan pasangan Kartika Vesa Dewi/ Aliya di nomor ganda. Mereka bertemu pasangan Jateng Nadya Prameswara/Ayu Maharani. Eksperimen Daru gagal membuahkan Jatim. Ganda putri Jatim tumbang dua set sekaligus dengan skor 2-6 dan 0-6.

Daru menjelaskan bahwa kekalahan timnya dikarenakan faktor mental dan jam terbang. Sehingga ketika permainan mereka berhasil dibaca lawan, anak-anak Jatim kurang improvisasi. "Mereka (Dewi/Aliya) juga baru dipasangkan," ungkap Daru.

Setelah gagal di nomor beregu putri, Daru mengincar dua emas di nomor perorangan. "Peluang emas di mix double. Dewi juga InsyaAllah bisa meraih emas di nomor perorangan," tutup Daru.

(saf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP