Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Features

Desa Engros, Satu-Satunya Kampung di Papua yang Miliki Wifi Gratis

| editor : 

Warga Kampung Engros saat menikmati wifi gratis sambil bersantai di atas air

Warga Kampung Engros saat menikmati wifi gratis sambil bersantai di atas air (cenderawasih pos/jawapos.com)

Bicara infrastruktur di bidang transportasi khususnya jalan di Papua masih terbilang barang langka. Tapi Kampung Engros menjadi satu-satunya kampung di Papua yang miliki Wifi Gratis. Bagaimana masyarakatnya memanfaatkan hal yang moderen di tengah infrastuktur minim di Papua ini?


Laporan: Elfira - Jayapura

Kampung Engros dihuni 160 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 600 jiwa. Sebagian besar warga di sana bermata pencaharian sebagai pelaut.

Kini, warga Engros, selain melaut mereka kini berselancar atau mengakses internet gratis di kampung mereka. Ya, sejak dioperasikan September 2016 silam, masyarakat baik kalangan pelajar, ibu-ibu yang hobi memasak, lelaki yang berprofesi pelaut menggunakan internet dengan memanfaatkan Wifi gratis itu. Kehadiran Wifi ini maka, Engros menjadi satu-satunya Kampung di Papua yang memiliki Wifi Kampung.

Wifi dan internet gratis ini sendiri merupakan salah satu dari sekian hadiah yang diperoleh Kampung Enggros dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, setelah pada 2016 lalu berhasil sudah meraih juara 3 lomba kampung tingkat nasional.

Ketika Cenderawasih Pos (berkunjung ke Kampung Engros, anak-anak dan orang tua di sana sedang asyik mengoperasikan laptop juga Hp android-nya. Setelah didekati, ternyata mereka mencari materi pelajaran dan juga menelusuri metode cara menangkap ikan.

“Satu tahun silam, sebelum Wifi masuk, anak-anak kami sering ke darat untuk mencari jaringan internet yang bagus. Namun sejak adanya Wifi, mereka betah berada di kampung. Bahkan orang Kota-lah yang berkunjung ke kampung kami untuk memanfaatkan Wifi gratis tersebut,” ucap Kepala Pemerintahan Kampung Engros, Orgenes Meraudje saat ditemui di Kampung Engros, Sabtu (9/9) akhir pekan.

Didampingi istrinya, pria yang dua tahun lalu diangkat sebagai kepala kampung ini menjelaskan, sekalipun bersantai di rumah atau berada di kampung namun mereka tahu semua perkembangan yang terjadi di luar Kampung Engros melaui internet.

Banyak hal yang mereka ketahui, cara menangkap ikan yang bagus, cara menanam sayur dan membudidayakan tanaman lainnya. Orgenes melihat kehadiran Wifi ini sangat menguntungkan bagi masyarakat.

“Ini suatu kemajuan bagi kampung kami, dengan adanya Wifi gratis planning saya melakukan penataan kampung. Dari segi perikanan dan segi pariwisata,” ucapnya.


Kata dia, karena Kampung Engros sendiri berada di atas laut, di mana konteks masyarakatnya berpikir tentang laut. Maka akan dibangunnya sektor perikanan dan sektor pariwsata, karena dua unsur tersebut akan memberikan pemasukan kepada masyarakat.

Bahkan menurutnya, untuk mempromosikan kampung Engros agar lebih dikenal publik, lelaki bertubuh besar ini akan membuat Website Kampung.

“Dalam Website tersebut akan saya perkenalkan tentang keunikan Kampung Engros, tentang lapangan timbul tenggelam, hutan perempuan, sumur tengah laut, kapal karam peninggalan perang dunia kedua dan keunikan lainnya. Sehingga orang dari luar bisa datang ke Kampung Engros,” ucapnya.

Dengan hadirnya Wifi, lelaki 52 tahun mengantarkan Engros menuju Kampung Modern yang berbasis kearifan lokal yang tidak melupakan adat istiadat dan budaya dari Kampung Engros sendiri.

Dia juga menerangkan, ada hal positif dan negatif dengan hadirnya Wifi. Namun untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan selaku orang tua kampung ia turut mengawasi bahkan selalu memberikan imbauan kepada warganya, di mana memanfaatkan Wifi yang ada dengan hal-hal yang positif.


“Pemerintah teruslah mengawal Nawacita Presiden kita mulai dari pinggiran, sehingga kampung terpencil yang ada di Indonesia mendapatkan dukungan baik dari pemerintah kota, pemerintah provinsi juga pemerintah pusat,” tegasnya.

(sad/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP