Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Otomotif

Luar Biasa, BMW Kelebihan Permintaan Seri 5

| editor : 

OVERSUBSCRIBE: Dari kiri, Yopi Antonio, VP BMW Indonesia Bayu Riyanto, dan Teguh Widodo saat peluncuran All-New BMW Seri 5 di Grand City, Surabaya.

OVERSUBSCRIBE: Dari kiri, Yopi Antonio, VP BMW Indonesia Bayu Riyanto, dan Teguh Widodo saat peluncuran All-New BMW Seri 5 di Grand City, Surabaya. (FRIZAL/JAWA POS)

JawaPos.com - Generasi ketujuh sedan bisnis tersukses All New BMW Seri 5 kemarin (4/9) resmi mengaspal di Surabaya. Meski baru diluncurkan kemarin, BMW telah mengantongi seratus surat pemesanan kendaraan (SPK).

Operation Manager PT Astra International Tbk-BMW Sales Operation Teguh Widodo menyatakan, pihaknya sedang berupaya meminta tambahan pasokan kendaraan berstatus semi knocked-down tersebut dari prinsipal BMW di Jerman. Sebab, hingga akhir tahun, pihaknya hanya menerima jatah 50 unit.
’’Jika memang tidak bisa, terpaksa baru bisa terpenuhi unitnya tahun depan,” ujar Teguh setelah peluncuran All New BMW Seri 5 di Grand City, Surabaya, kemarin.

Fitur yang terdepan menjadi alasan konsumen untuk memburu kendaraan yang hadir dengan mesin bensin (All New BMW 530i Luxury Line) dan diesel (All New BMW 520d) itu. Di antaranya, BMW display key, BMW iDrive 6.0 dengan gesture control, dan BMW park assist. ’’Fitur-fitur itu belum dimiliki kompetitor di kelasnya. Jadi, calon pembeli sangat antusias memburu kendaraan ini,” imbuhnya.

Varian mesin diesel berkontribusi 20 persen dari total SPK. Sisanya berasal dari mesin bensin. Hingga Juni lalu, penjualan BMW di Jatim mencapai 23–25 unit per bulan. Pada Juli dan Agustus, penjualan BMW berhasil naik menjadi 30–35 unit per bulan. ’’Padahal, target penjualan kami hanya 20 unit per bulan,” papar Teguh.

Kontribusi penjualan terbanyak masih berasal dari seri 3 dengan 30 persen dan SUV 30 persen. Sisanya dari seri X1, X5, maupun X7. Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan lima merek kendaraan premium Mercedes-Benz, BMW, Lexus, Audi, dan Mini pada Januari hingga Juli 2017 mencapai 4.026 unit. Artinya, ada penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu 4.318 unit.

Branch Manager Astra BMW Surabaya Yopi Antonio memperkirakan pasar kendaraan premium membaik pada semester kedua. Alasannya, konsumen kelas menengah ke atas lebih percaya diri dalam membelanjakan dana setelah mengikuti tax amnesty. ”Pada semester pertama kemarin, masih ada yang ikut program itu sampai akhir Maret,” terang Yopi. (*)

(vir/c18/noe)

Sponsored Content

loading...
 TOP