Senin, 25 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Otomotif

Darmin: Peluang Molina Masuk Industri Cukup Besar

| editor : 

BISA BERSAING: Dahlan Iskan di belakang kemudi mobil listrik karya anak bangsa Indonesia, Selo.

BISA BERSAING: Dahlan Iskan di belakang kemudi mobil listrik karya anak bangsa Indonesia, Selo. (Miftakhul F.S/Jawa Pos)

JawaPos.com- Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai peluang mobil listrik Indonesia atau mobil listrik nasional (molina) untuk masuk ke industri cukup besar. Dia menuturkan, saat ini yang terpenting adalah semua stakeholder mengetahui kerangka kebijakan mobil listrik.

’’Silakan mulai. Justru, bagi yang punya visi, punya dana, ini waktunya dia mengambil keputusan,’’ terangnya.

Menurut dia, bagus apabila Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi mengembangkan mobil listrik. Namun, untuk menjadikannya produk masal, bukan lagi pemerintah yang berbicara. Dalam hal ini, investorlah yang akan lebih banyak berperan untuk memproduksinya secara masal.

Saat ini sejumlah pihak memang kembali pesimistis atas arah pengembangan mobil listrik di Indonesia. Sejumlah kementerian punya kebijakan sendiri-sendiri. Ironisnya, mereka belum satu hati mendukung terwujudnya mobil listrik dalam negeri.

Kementerian ESDM, misalnya. Mereka lebih condong untuk mendatangkan investor dari Tiongkok untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Sementara itu, Kemenperin lebih sreg menggelar karpet merah untuk pabrikan internasional memasukkan mobil listrik mereka ke Indonesia.

Karpet merah itu salah satunya lewat kebijakan pajak masuk. Mobil listrik yang dipilih pun bukan full electric, tapi masih berkonsep hybrid.

(byu/gun/c5/ang)

Sponsored Content

loading...
 TOP