Sabtu, 25 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Events

Gran Fondo dengan Rute Terberat

| editor : 

LANDMARK: Rombongan road captain melewati jalan menanjak di bawah patung Yesus Memberkati di Manado, Kamis (24/8).

LANDMARK: Rombongan road captain melewati jalan menanjak di bawah patung Yesus Memberkati di Manado, Kamis (24/8). (Galih Cokro/Jawa Pos)

JawaPos.com- Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017 mendapat sebutan sebagai ajang Gran Fondo dengan rute terberat. Paling tidak, itu kesan yang didapat para road captain setelah mengikuti simulasi dan tes rute Kamis (24/8).

Mereka menempuh rute 166 kilometer dari Manado menuju Danau Tondano, lalu berputar kembali. Memang tidak ada tanjakan yang sangat curam. Tetapi, ada deretan tanjakan panjang serta jalan terus naik-turun nyaris tanpa jalan datar. Peserta akan mencapai elevation gain (total menanjak) lebih dari 2.000 meter.

’’Dari berbagai event Gran Fondo yang pernah kami selenggarakan dan pernah kami ikuti di berbagai wilayah di Indonesia, mungkin inilah Gran Fondo dengan rute paling menantang. Khususnya pada 90 kilometer pertama saat menuju Danau Tondano,’’ kata Azrul Ananda, direktur utama Jawa Pos Koran, yang ikut menjajal rute bersama 25 road captain dari Manado dan Surabaya.

PINGGIR PANTAI: Rombongan road captain melintasi jalanan trans Sulawesi di Pantai Bulo, Sulawesi Utara saat simulasi Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017.

PINGGIR PANTAI: Rombongan road captain melintasi jalanan trans Sulawesi di Pantai Bulo, Sulawesi Utara saat simulasi Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017. (Dika Kawengian/Jawa Pos)

Meski demikian, tidak berarti rute itu menakutkan. ’’Peserta harus bisa mengatur irama kecepatan, tidak boleh terlalu bernafsu saat melihat tanjakan. Harus bisa membagi kekuatan dan mengatur kapan makan dan minum,’’ tambah Azrul.

Sisi positifnya, lanjut pria 40 tahun itu, rute tersebut sangat menyenangkan dan bervariasi. Sama sekali tidak membosankan. ’’Jalan naik-turun, lewat pantai, lewat hutan, lewat perkampungan, lewat sawah, dan lain-lain. Pemandangannya sangat bervariasi,’’ tandasnya.

Tes rute kemarin dilakukan untuk memastikan rute, menghitung waktu, dan mengecek kebutuhan-kebutuhan lain yang kira-kira akan dibutuhkan saat event resmi berlangsung Sabtu besok (26/8).

Para road captain akan mencoba mengatur irama kecepatan seseimbang mungkin. Tidak terlalu berat bagi mereka yang berkekuatan kurang, tetapi tidak terlalu lamban bagi mereka yang tergolong kuat.

’’Sekaligus menyamakan persepsi dengan para marshall dan pengawal dari kepolisian. Dan, kami senang karena pengawalan dari Polda Sulawesi Utara luar biasa. Cara mereka mengamankan saat tes rute ini jauh lebih baik daripada beberapa wilayah lain di Indonesia,’’ kata Senior Manager PT Jawa Pos Koran Rensi Dewi Bulan.

Rencananya, 500 peserta dari lima negara akan mengikuti Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017 Sabtu besok. Mereka akan melintasi jarak 166 kilometer dengan tiga kali pit stop.

Pada road captain langsung dilakukan evaluasi dari simulasi yang start dan finis di kantor gubernur Sulawesi Utara itu. Hasilnya, ada sedikit rute yang dievaluasi. ’’Namun, tidak ada pengurangan jarak tempuh. Hanya, rute awal dan akhir terjadi perubahan,’’ kata Yan Adi Christanto, penanggung jawab Mandiri Gran Fondo Jawa Pos Tondano 2017. 

(cw-05/isw/c4/nur)

Sponsored Content

loading...
 TOP