Kamis, 21 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Nasional

Ganjil Genap Tol Cikampek, Korlantas Harus Rapat dengan BPTJ

| editor : 

Tol Jakarta-Cikampak setiap hari dipastikan padat hingga 2019 mendatang. Karena di jalan bebas hambatan ini sedang ada beberapa proyek pembangunan.

Tol Jakarta-Cikampak setiap hari dipastikan padat hingga 2019 mendatang. Karena di jalan bebas hambatan ini sedang ada beberapa proyek pembangunan. (Raiza Septianto/Radar Bekasi/JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana memberlalukan sistem ganjil genap di ruas tol Cikampek-Jakarta. Hal tersebut untuk menekan kepadatan arus lalu lintas di sana. Meski begitu, wacana itu bukan keputusan final. Sehingga masih banyak yang harus dibicarakan kembali, terlebih soal mekanisme dan bagaimana pelaksanaannya.

Kakorlantas Irjen Royke Lumowa menerangkan, hal itu juga masih sebatas wacana yang harus melalui berbagai tahap untuk bisa diberlakukan. "Masih sebatas wacana BPTJ, belum hasil rapat final," kata dia saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (21/8).

Pihak Korlantas kata dia juga harus dihadirkan dalam rapat agar bisa mengetahui mekanisme dan cara pemberlakuannya. Karena kata Royke, petugas polantas yang paling banyak di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masalah ini.

Terpisah Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Piagarra menerangkan, mereka belum ada melakukan pembicaraan mendalam dengan BPTJ. Sehingga memang harus ada rapat guna menyelaraskan hal itu.

"Kalau dia mau laksanakan silakan. Tapi nanti tidak efektif. Siapa yang mau melakukan penegakan hukum," kata dia.

Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihantono mengatakan, sistem ganjil-genap yang akan diberlakukan di ruas tol Jakarta-Cikampek saat ini masih dalam pengkajian.

Pembatasan operasional kendaraan berdasarkan plat nomor ganjil-genap, menjadi salah satu usulan untuk mengatasi kemacetan akibat menjamurnya pengendara yang masuk dari gerbang tol Bekasi Barat ke arah Cawang.

Kemacetan pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek telah mencapai titik yang serius dan perlu segera mendapat solusi untuk mengatasinya.

"Kami tengah berupaya memilih cara yang paling tepat dan memberi hasil yang optimal, meski harus memacu perubahan kebiasaan orang dalam bertransportasi," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (21/8).

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP