Sabtu, 23 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Ekonomi

Alasan Pemerintah Gerbang Tol Tak Layani Transaksi Tunai

| editor : 

Gerbang Tol Cipali

Gerbang Tol Cipali (Abdurahman/Radar Cirebon/JawaPos.com)

JawaPos.com - Masyarakat diimbau harus perlahan-lahan meninggalkan transaksi tunai ‎di gerbang tol. Karena pada akhir Oktober 2017 semua gerbang tol hanya akan melayani transaksi elektronik (e-toll).

‎Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani mengatakan, alasan pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Bank Indonesia (BI) menerapkan peraturan itu, lantaran tidak ingin terjadinya antrean panjang di gerbang tol.

"Kalau pakai e-toll ini transaksi lebih cepat dari 1/3 dari transaksi dengan menggunakan uang tunai," ujar Desi dalam konfrensi pers di Graha CIMB Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (18/8).

Tol dalam kota Jakarta terlihat padat merayap.

Tol dalam kota Jakarta terlihat padat merayap. (Dery Ridwansyah/ Jawa Pos)

Selain itu,‎ Jasa Marga dan Badan Usaha Jalan Tol tidak perlu repot lagi melayani pengguna tol dengan memberikan karcis ataupun mempersiapkan uang kembalian. Semua transaksi akan mudah hanya dengan menggunakan e-toll.

"Jadi tidak perlu mengumpulkan uang untuk melakukan pengembalian uang," katanya.

Kendati demikian pihaknya bersama dengan BUJT terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat beralih menggunakan e-tol. "Sosialisasi akan dilakukan terus menerus," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menargetkan pada Oktober 2017 pembayaran di semua gerbang masuk jalan tol tidak lagi menggunakan uang tunai. Semua transaksi di gardu jalan tol hanya menggunakan transaksi non tunai.

(cr2/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP