Rabu, 27 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Humaniora

Megawati-SBY Bertemu, PPP: Kebekuan Mulai Mencair

| editor : 

Dua mantan Presieden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Negara, kemarin.

Dua mantan Presieden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Negara, kemarin. (Anung Anindito/Tim dok SBY)

JawaPos.com - Ada momen istimewa di perayaan acara HUT RI ke-72 di Istana Negara Jakarta, kemarin (17/8). Mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri bertemu dan saling bertegur sapa diperlehatan kenegaraan agung itu.

"Momen langka terjadi pada peringatan Baidowi HUT RI ke-72 di Istana. Karena dalam beberapa tahun terakhir sulit menemukannya," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi menanggapi pertemuan SBY-Mega dalam pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Jumat (18/8).

Kata dia, momen tersebut tercipta di era kepemimpinan Joko Widodo. Itu katanya membuktikan pola komunikasi Jokowi yang efektif sehingga bisa mempertemukan dua mantan presiden.

Pertemuan tersebut, katanya tidak sekedar pertemuan antar dua presiden beda zaman atau dua ketum parpol. Namun ada makna simbolik yang terkandung.

"Bahwa kebekuan komunikasi itu mulai mencair. Ini sekaligus sebagai bukti pendewasaan demokrasi," jelas pria yang akrab disapa Awiek itu.

Menurutnya, pertemuan tersebut juga berarti bahwa berbeda pendapat atau berbeda afiliasi politik tidak memutus tali silaturahmi antar sesama anak bangsa. "Bahwa dimanapun dngan posisi apapun, kita bisa bersama dan bersatu membangun bangsa," imbuhnya.

Sementara legislator asal Madura itu berharap, pertemuan Megawati yang notabene Presiden kelima dan ketua umum PDI Perjuangan dengan SBY sebagai presiden keenam serta ketum Partai Demokrat, menjadi contoh positif bagi generasi muda kedepan.

"Bahwa perbedaan itu adalah rahmat dari Allah SWT yang tak perlu selalu dipertentangkan antara satu dengan lainnya," pungkas Awiek. 

(dna/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP