Minggu, 24 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Events

Tragis! Usai Tabrakan Maut, Laure Gagal Masuk Tentara

| editor : 

Korban Ade Firdaus di Kamar Mayat RSUD Chasan Boesorie

Korban Ade Firdaus di Kamar Mayat RSUD Chasan Boesorie (Malut Post/JawaPos.com)

JawaPos.com – Tabrakan maut terjadi di ruas jalan raya Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan, tepatnya di depan Restoran Floridas, Sabtu (12/8) malam sekira pukul 22.30.

Dua motor masing-masing jenis Yamaha Jupiter nomor polisi DG 5639 QE yang dikemudikan Laure La Atu (20) bertabrakan dengan Honda Beat nomor polisi DG 1430 KO yang dikemudi Ade Firdaus (27). Dua motor ini melaju kencang dari arah berlawanan. Tabrakan hebat mengakibatkan Ade Firdaus tewas. Ia menghembuskan napas terakhir ketika dilarikan ke Rumah Sakit.

Dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group), peristiwa naas ini bermula ketika pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Laure La atu (20) berboncengan dengan Hajriya (18) dari arah Bastiong menuju ke selatan. Keduanya hendak menuju ke Kelurahan Sasa untuk mengantar pakaian. Sesampainya di depan Benteng Kota Janji, tiba-tiba saja sebuah sepeda motor Honda Beat dikendarai Ade Firdaus dari arah Selatan menuju ke Utara dengan kecepatan tinggi.

Lantaran tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, Ade yang diketahui sudah dipengaruhi minuman keras (Miras) ini keluar dari median jalan (garis putih) dan langsung menghantam sepeda motor yang dikendarai Laure. Ketiga korban langsung terjatuh dan terseret di aspal. Sontak para pengendara yang melewati jalan tersebut berhenti dan mengangkat para korban. Ketiganya kemudian dilarikan ke RSUD Chasan Boesorie untuk mendapatkan pertolongan.

Sayangnya, salah satu dari pengendara yakni Ade menghembuskan nafas terkahirnya ketika berada di RS lantaran benturan keras yang mengenai wajah hingga mengeluarkan banyak darah. Tak berselang lama, pihak Satuan Lalulintas (Satlantas) dari Polres Ternate turun ke tempat dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian tersebut karena masih menunggu pemeriksaan terhadap kedua korban selamat yang sementara masih dirawat. ”Untuk sementara belum terlalu banyak info yang kita dapatkan, karena kedua korban masih di RS jadi kita belum bisa ambil keterangannya, kasus ini kita masih melakukan penyelidikan,” Kata Kasat Lantas Polres, Iptu Zaeni Bakhtiar.

Laure, saat ditemui di RSUD menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi dikarenakan pengendara Ade yang melaju dari selatan menuju ke utara langsung keluar dari jalurnya dan mengambil jalur lawan sehingga tabrakan pun tak terhindarkan.

”Posisi sepeda motor saya dari kiri, dia (Ade) dari bawah katas (Selatan ke utara) sudah keluar garis putih dan ketabrakan itu terjadi di jalur kami,” tuturnya.

Akibat kejadian ini, keinginan Laure untuk mengikuti seleksi Secaba TNI AD juga harus pupus. Pasalnya, kondisi fisik Laure akibat kecelakaan itu bukan tidak mungkin mengahruskannya untuk ikut tes. Apalagi, hari ini (Senin) adalah hari pertama memulai pendaftaran. Kakak laure, Mahmud Tanggule mengatakan sang adik akan mengikuti tes secaba TNI AD yang rencananya akan dibuka pada hari Senin ini. Sebelum kejadian tersebut, keduanya baru memeriksakan kondisi Laure di RS Tentara.

”Padahal lepas magrib itu saya dan dia (Laure) pergi chek up di dokter. Kata dokter harus jaga kondisi fisik dan jangan dulu berjalan. Jadi pas kami pulang, saya langsung keluar, baru sekitar 20 menit kemudian, saya ditelpon katanya dia tabrakan,” kisah Mahmud.

Sementara jenazah Ade dibawa keluarga ke Af-Afa, Tidore Kepulauan (Tikep) untuk dimakamkan.

(sad/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP