Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Politik

PDIP Ogah Ikut-ikutan Deklarasi Dukungan ke Jokowi, Ada Apa?

| editor : 

Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo (Dok.JawaPos)

JawaPos.com - PDI Perjuangan ogah ikut-ikutan partai pendukung pemerintah lainnya, yang mendeklarasikan dukungan terhadap Joko Widodo di Pilpres 2019. Mereka menilai hal itu terlalu dini.

"Ada saatnya bagi kami untuk berbicara terhadap pencalonan tersebut. Kami tidak ingin membawa suasana pilpres terlalu di depan yang
membuat suasana politik ke persaingan yang tidak perlu," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Lenteng
Agung, Jakarta, Minggu (13/8).

Hasto menilai deklarasi yang dilakukan saat ini belum tepat. Apalagi, problematika bangsa tengah rumit.

Karenanya, PDIP lebih baik memberi dukungan yang efektif, agar Jokowi bisa lebih berhasil dan lebih baik lagi dalam menuntaskan tugas-tugasnya, dan memberi perubahan bagi rakyat Indonesia.

"Skala prioritas PDIP bukan sekedar ikut-ikutan deklarasi. Bagi kami dukungan yang lebih penting adalah memberikan dukungan yang lebih
efektif," tutur Hasto.

Lagi pula, kata dia, PDIP memiliki tahapan untuk menentukan calon presiden dan wakilnya. Mereka juga memiliki syarat utama di dalam
mencalonkan pemimpin. Yakni membumikan Pancasila untuk rakyat dan meletakan masa depan lebih baik bagi Indonesia.

Namun yang pasti, PDIP selalu memberi kesempatan bagi kadernya yang telah memimpin untuk mencalonkan kembali. Itu jikalau rakyat
menghendakinya.

"Kami masih punya waktu agar ketika partai memberi dukungan, senafas apa yang dikehendaki rakyat. Kami tidak ingin adanya gap antara
kehendak partai dan kehendak rakyat," sebut pria kelahiran Yogyakarta itu.

Termasuk mendapat restu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Dengan demikian ketika tiba waktunya kami akan berbicara pasangan
calon presiden dan wakil presiden dari PDIP," pungkas Hasto.

(dna/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP