Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Efek Nonton Youtube, Birahi 3 Pemuda Naik, Kambing Pun Jadi Korban

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (AFP)

JawaPos.com - Warga Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat dihebohkan dengan aksi asusila yang dilakukan tiga remaja. 

Parahnya, mereka menyodomi seekor kambing secara bergiliran. Tak hanya itu, mereka juga melakukan tindak asusila serupa kepada enam
orang anak yang masih dibawah umur.

Infomasi yang dihimpun, ketiga pelaku masing-masing berinisial A, T, dan Y. A dan T diketahui masih berusia 12 tahun. Sementara pelaku
Y berusia 13 tahun. Ketiganya merupakan warga Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat.

“Selain menyetubuhi kambing, mereka juga menyetubuhi 6 anak kecil,” ujar Ketua RT setempat, Endang Tarmidi ditemui di Puskesmas
Tanjungpura, kemarin (7/8), dilansir Radar Karawang (Jawa Pos Grup).

Menurut Endang, kejadian nyeleneh itu terjadi pada sore hari, belum lama ini. Ketiga bocah itu bergantian menyetubuhi kambing di
sebuah lapangan tak jauh dari tempat tinggal mereka.

“Kejadian itu diceritakan ulang oleh para korban,” kata Endang.

Di lapangan itu, menurut Endang, situasinya cukup sepi. Warga sekitar kerap menggembalakan kambing di lapangan itu. Para orang tua
korban lalu melapor kepada Endang. “Setelah itu langsung saya antar ke Polres Karawang,” kata Endang.

Dijelaskan Endang, menurut pengakuan korban, ketiga anak itu melakukan perbuatan asusila menirukan video di youtube. Bahkan ada satu
anak yang tidak jadi disodomi karena kuota untuk menonton youtube di handphon mereka telah habis.

“Orang tua para korban itu sudah melaporkan kejadian itu pada Polres Karawang, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari
laporan itu,” katanya.

Ia menambahkan, enam anak yang jadi korban itu antara lain DR (8), JR (6), IN (7), IBR (7), YR (10), dan RN (7). Saat ini para korban
mengalami trauma, tapi belum ada pendampingan secara psikologi dari yang ahli.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng mengaku telah menerima laporan ihwal kasus asusila tersebut.

Meski telah menerima berbagai laporan, polisi belum menyimpulkan pelaku sebagai tersangka. “Kami masih menyelidiki kasus itu,”
katanya.

(mam/jpg/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP