Minggu, 24 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Infotainment

Mendadak Jadi Nama Jalan, Depe: Mungkin Perlu Ditanyakan ke Google

| editor : 

Pedangdut hot Dewi Persik atau biasa dipanggil Depe akhirnya memberi tanggapan terkait insiden lucu di mana namanya tiba-tiba menjadi nama jalan di Bekasi.

Pedangdut hot Dewi Persik atau biasa dipanggil Depe akhirnya memberi tanggapan terkait insiden lucu di mana namanya tiba-tiba menjadi nama jalan di Bekasi. (JawaPos.com)

JawaPos.com - Dewi Persik atau biasa disapa Depe akhirnya memberi tanggapan terkait insiden lucu di mana namanya tiba-tiba menjadi nama jalan di Bekasi. Penyanyi dangdut itu mengaku kaget saat mengetahui informasi tersebut.

"Saat dapat info saya kaget. Seharusnya Jalan Dewi Sartika, kok jadi Jalan Dewi Persik," kata Dewi Persik saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/8).

Meski tidak menyangka, mantan istri Saipul Jamil itu mengaku tidak merasa dirugikan atau mempermasalahkan polemik tersebut. Dia berharap masalah itu bisa cepat diselesaikan. 

"Saya engga merasa dirugikan cuma kan kurang enak. Mungkin perlu ditanyakan kepada Google Maps kenapa bisa terjadi seperti itu," ucapnya.

Seperti diketahui, warga Bekasi dibuat tergelitik saat melihat peta di Google Maps. Sebab, Jalan Dewi Sartika Bekasi mendadak berubah nama menjadi Dewi Persik.

Saat dikonfirmasi kepada pihak Google Indonesia, mereka memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. 

Google Indonesia mengungkapkan ada kesalahan nama tempat yang muncul di Google Maps yang tidak seharusnya terjadi.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki isu ini," kata pihak Google Indonesia kepada JawaPos.com, Senin (7/8).

Kumpulan data yang muncul di Google Maps datang dari berbagai sumber. Data basemap Google Indonesia seperti nama tempat, nama jalan, dan lainnya adalah kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi pengguna.

“Secara keseluruhan ini memberikan kami data yang komprehensif dan up-to-date, namun kami menyadari adanya kemungkinan untuk munculnya inakurasi dari sumber-sumber ini," katanya.

Pihaknya mengaku sedang memperbarui data secara reguler, namun waktu yang dibutuhkan bervariasi. Inilah mengapa Google Indonesia mempunyai tool yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mempercepat proses.

Google Indonesia mendorong pengguna untuk melaporkan sesuatu yang tidak akurat lewat tool "Send feedback” (Kirim masukan) yang ada di pojok kiri bawah di aplikasi Google Maps, atau di pojok kanan bawah jika menggunakan Google Maps di desktop. Kemudian klik “Report a data problem”.

(ded/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP