Senin, 23 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Humaniora

Pendaftaran CPNS Dibuka, Ini Tips Penting dari Kemenpan RB

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (doc Jawa Pos.com)

JawaPos.com - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dimulai hari ini 1 Agustus hingga 31 Agustus 2017b mendatang. Karenanya mulai pagi ini, para calon pelamar sudah bisa melakukan pendaftaran yang dilakukan melalui sistem online.

Lowongan yang tersedia cukup banyak. Yakni mencapai 19.210 kursi. Formasi CPNS baru yang tersedia hanya untuk Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Dilansir dari laman www.menpan.go.id, untuk menghindari penumpukan saat pendaftaran, disarankan calon pelamar tidak terburu-buru mendaftar pada tanggal 1 Agustus, tetapi bisa mendaftar di hari-hari berikutnya sampai sebelum batas waktu pendaftaran ditutup.

“Calon pelamar bisa mendaftar di hari setelah itu, namun juga jangan semuanya mepet mendaftar saat akan penutupan agar traffic tidak terlalu padat,” jelas Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, di Jakarta, Senin (31/07).

Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan infrastuktur pendaftaran CPNS online. “Secara umum seluruh infrastruktur, aplikasi dan jaringan web sscn bkn sudah dinyatakan siap. Kami berharap pelaksanaannya bisa berjalan lancar,” kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan.

Disisi lain, Pemerintah kembali mengingatkan bahwa pelamar hanya boleh mendaftar pada satu instansi, satu jabatan, dan satu jenis formasi dalam satu periode/event pelaksanaan seleksi.
Sebagai contoh, pelamar yang berpendidikan S-1 Hukum yang telah mendaftar di Instansi Kementerian Hukum dan HAM tidak boleh mendaftar di MA. Apabila di Kementerian Hukum dan HAM telah mendaftar pada jabatan Analis Keimigrasian Pertama, tidak boleh mendaftar di jabatan lain seperti jabatan Analis Hukum.

Selanjutnya apabila pada jabatan Analis Keimigrasian Pertama telah mendaftar pada jenis Formasi Cumlaude, tidak boleh mendaftar pada jenis Formasi Umum, Formasi Disabilitas, dan Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat.

(sad/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP