Kamis, 19 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

Sudah 56 Darah Tumpah Buntut Bentrok Antar-Suporter di Indonesia

| editor : 

Ricko jadi korban ke-56 suporter yang tewas.

Ricko jadi korban ke-56 suporter yang tewas. (Twitter @kimkurniawan)

JawaPos.com - Bentrok antar-suporter di Indonesia kian menjadi dan di luar batas. Save Our Soccer (SOS) bahkan mencatat ada 56 jiwa yang melayang sia-sia akibat perseteruan ini.

Teranyar, Ricko Andrean menjadi salah satu korbannya. Ricko menghembuskan napas terakhir lantaran dikeroyok oknum rekannya sendiri, Bobotoh.

Pengeroyokan hingga meninggal itu terjadi akibat Ricko disangka The Jakmania. Jelas, nama Ricko menambah daftar panjang suporter Indonesia yang meninggal.

Ricko jadi korban ke-56 sejak Bonek Mania, Shuermansyah meninggal pada 28 Januari 1995 setelah terimpit dan terinjak usai menyaksikan laga PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya.

"Ini tidak bisa dianggap remeh atau disebut sebagai kecelakaan sepak bola. Ini harus ditangani secara serius pihak-pihak terkait. Terlalu mahal sepak bola harus dibayar dengan nyawa," ucap koordinator SOS, Akmal Marhali, dalam rilis resminya

Penyebab meninggal dunia 56 suporter jua beragam. Mulai dari rivalitas, terinjak, jatuh dari kendaraan, tusukan benda tajam, hingga gas air mata.

"Pemerintah dan pihak-pihak terkait harus tanggung jawab terhadap kejadian ini. Tak ada musuh dalam sepakbola. Yang ada hanya rivalitas selama 90 menit di lapangan. Dan, ini harus dipahami semua elemen sepakbola di tanah air. Sepakbola adalah hiburan, bukan tempat pemakaman," tandas dia.

(ies/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP