Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Lima ABK Kapal Pesiar Pembawa Satu Ton Sabu Diangkut ke Polda Metro

| editor : 

Kapal penyelundup sabu satu ton diamankan di Dermaga Bea dan Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (16/7)

Kapal penyelundup sabu satu ton diamankan di Dermaga Bea dan Cukai, Tanjunguncang, Batuaji, Sabtu (16/7) (Dalil Harahap/Batam Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya membawa lima anak buah kapal Wanderlust yang juga tersangka kasus penyelundupan sabu-sabu sebanyak satu ton. Lima pelaku yang merupakan warga Tiongkok itu dibawa dari Batam, Kepulauan Riau menuju Jakarta.

Mereka dibawa ke Polda Metro Jaya karena polisi bermaksud menindaklanjuti penyidikan dalam kasus penyelundupan sabu sebanyak satu ton itu guna dikembangkan lebih jauh.

"Semuanya sudah sampai di Polda Metro Jaya di Direktorat Reserse Narkoba, semuanya dalam kondisi aman," kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Gidion Arief Setyawan, Senin (17/7).

Sejumlah polisi menunjukan barang bukti dari bandar narkoba di kawasan Anyer, Banten, dini hari tadi.

Sejumlah polisi menunjukan barang bukti dari bandar narkoba di kawasan Anyer, Banten, dini hari tadi. (Istimewa)

Lebih lanjut dia menerangkan, lima ABK berperan merapatkan barang haram sabu ke bibir pantai dengan menggunakan perahu karet dari Kapal Wanderlust. "Besok akan di rilis lebih lanjut," ucap dia.

Diketahui, bahwa petugas menangkap kapal bernama Wanderlust di perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, pada Sabtu (15/7). Kapal berbendera Sierra Leone itu disebut sebagai kapal yang mengangkut satu ton sabu-sabu asal Taiwan. Pelakunya antara lain, Tsai Chih Hung, Sun Chih-Feng, Kuo Chun Yuan, Kuo Chun Hsiung, dan Juang Jin Sheng.   

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP