Jumat, 22 Sep 2017
Logo JawaPos.com
Nasional

Novanto Rayu Hakim Supaya Lolos Tersangka? Ini Pengakuan Ketua KPK

| editor : 

Ketua KPK Agus Rahardjo (Kanan) bersama Komisioner KPK La Ode Syarif

Ketua KPK Agus Rahardjo (Kanan) bersama Komisioner KPK La Ode Syarif (JawaPos.com)

JawaPos.com - Setelah lolos pemeriksaan penyidik KPK selama 6 Jam pada Jumat Keramat (14/7), Ketua DPR Setya Novanto akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP  hari ini Senin (17/7).

Berdasarkan informasi yang diterima JawaPos.com, Ketua Umum Partai Golkar itu sudah mengetahui penetapan tersangka pada Jumat (14/7) lalu usai diperiksa oleh KPK. 

Novanto pun juga dikabarkan melakukan jurus pamungkasnya untuk merayu salah satu hakim, agar dirinya bisa lolos dari penetapan tersangka lewat praperadilan.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPK Agus Rahardjo bungkam tidak ingin berkomentar adanya kabar burung tersebut. 

"Berkaitan dengan hukum dan (Novanto) mempengaruhi proses praperadilan KPK ‎tidak akan berkomentar," tegas Agus di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta (17/7).

Namun yang jelas, kata dia, apabila kabar tersebut benar adanya, KPK pun akan menyiapkan strategi jitu. Sehingga tidak kalah di proses prapredilan. 

"Biarlah KPK nanti yang (menyiapkan) langkah-langkahnya ‎dan strateginya," pungkasnya.

Sekadar informasi, KPK menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2.3 triliun.

Novanto juga sebelumnya telah diperiksa oleh KPK terkait dugaan korupsi e-KTP. Dia diduga memiliki peran dalam proses penganggaran atau pengadaan barang dan jasa. 

Ketua Umum Partai Golkar ini juga diduga telah mengkondisikan pemenang pengadaan e-KTP.

Sementara, pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini disangka melanggar Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya telah menetapkan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto, serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.‎ (cr2/JPG)‎

Alur Cerita Berita

Sponsored Content

loading...
 TOP