Kamis, 21 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Pendidikan

Bullying Thamcit, Disdik DKI Terjunkan Tim Investigasi

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (pixabay.com)

JawaPos.com - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta sudah menerjunkan tim khusus untuk menginvestigasi kasus bullying di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta. Tim tersebut menggali informasi kebenaran yang terjadi di lokasi dan motif yang dilakukan para pelaku, siswa SMPN 273 Tanah Abang, Jakarta.

Sebab, diduga ada unsur kesengajaan dalam perbuatan itu. Di dalam video yang beredar di media sosial, seorang siswa dengan seragam khas SMP dipaksa untuk menyembah temannya sambil mencium tangan. Korban diajak dan sengaja digiring ke pusat perbelanjaan tersebut pada Jumat (14/7).

"Sudah turunkan tim investigasi, irjen, polisi, Disdik juga turun. Mudah-mudahan hasilnya saya dapat segera," tegas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Adrianto kepada JawaPos.com, Senin (17/7).

Namun Sopan tak bisa memastikan atau menyimpulkan adanya dendam di dalam perbuatan itu. Meski pelakunya dulu diduga sempat satu geng, namun Sopan belum bisa memastikan hal itu.

"Enggak tahu juga ini apakah kepada si A (korban) kemungkinan (dendam masa lalu) karena satu geng saat SD. Nah saya enggak boleh menyimpulkan," jelasnya.

Pihaknya masih menunggu investigasi tim di lapangan. Sopan menegaskan sanksi keras akan diterapkan kepada para pelaku bullying sesuai tata tertib sekolah.

Sebelumnya, pada Minggu (16/7) sebuah video mendadak viral setelah ramai diperbincangkan di akun Lambe Turah yang menampilkan pelajar SMP sedang dibully teman-temannya di pusat perbelanjaan yang tertulis lokasinya berada di Thamrin City. Disdik Pemprov DKI Jakarta memastikan siswa tersebut merupakan murid SMP 273 Tanah Abang, Jakarta.  (cr1/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP