Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Bikin Resah! Polisi Ringkus 3 Anggota Komplotan Rampok di Jalintim

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Kerja keras  Tim khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Polres Lampung Utara melakukan penyelidikan terhadap aksi-aksi pembegalan di sepanjang Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Lampung akhirnya membuahkan hasil.

Setidaknya, ini diungkapkan dari hasil penyelidikan Polres Lampung Utara dimana tiga perampok sadis yang biasa beroperasi di Lampung ini berhasil diringkus di dua tempat berbeda, Kamis (22/6).

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Supriyanto Husin mengatakan,penangkapan dua tersangka pelaku perampokan yang pertama menindaklanjuti laporan dari masyarakat pada 16 Maret 2017 lalu. 

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

"Kedua pelaku terlibat dalam kasus perampokan 1 unit mobil pick up L300 warna hitam yang bermutan lada 2 ton dan dua buah handphone dengan kerugian sekitar Rp  275 juta,"  kata Supriyanto sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Selasa (27/6).

Dijelaskannya, kedua tersangka berhasil ditangkap pada hari Selasa (20/6) sekira pukul 03.00 WIB oleh tim khusus, karena melakukan perampokan di  TKP Jalinsum Desa Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampura. 

Kedua tersangka yang diringkus masing-masing  berinisial HY (55) warga Desa Tatakarya, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, dan JM (50) warga Desa Kamplas, Kecamatan Abung Barat, Lampura. 

"Kedua tersangka ditangkap di daerah Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung," ujarnya.

Sementara penangkapan terhadap satu orang tersangka yakni AYS (40) warga Kota Alam Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampura tersebut dibekuk di kediamannya.

"Tersangka ditangkap pada hari Rabu tanggal 22 Juni 2017 sekira pukul 22.30 WIB oleh Tim Unit Khusus Polres Lampura," beber Mantan Kanit III Tipiter Polres Lampura itu.

Ditambahkannya, pelaku yang merupakan rekan dari Hengki Keling (telah diamankan lebih dulu), saat ini masih dalam pemeriksaan itensif jajaran Polres Lampura.

"Para tersangka masih dalam pemeriksaan polisi. Kasus ini masih akan dikembangkan, mengingat ada sejumlah TKP perampokan lainnya yang terungkap. Kita (polisi) mencurigai adanya kelompok Lainnya,"pungkasnya (ozy/nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP