Jumat, 22 Sep 2017
JawaPos.com Icon
Hukum & Kriminal

Napi Kasus Bom Kabur Usai Minta Izin Pulang

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Arif Budi Kusuma/Riau Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kinerja aparat lembaga pemasyarakan (Lapas) kembali menjadi sorotan. Iwan Maulana alias Burak, seorang narapidana kasus bom kabur dari rumah tahanan (Rutan) Idi, Aceh Timur.

Ironisnya Iwan kabur sepengetahuan dari petugas. Sebab pada Kamis (15/6) dia ditemani petugas rutan karena minta izin pulang ke rumah. Namun hingga Senin (19/6), warga Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, Aceh Timur tak kunjung kembali.

Dilansir dari Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), awalnya Burak diberi izin oleh petugas Rutan untuk pulang ke rumahnya pada Kamis (15/6). Sayang saat pulang itu, Burak tidak dikawal petugas.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Rutan Idi, Irdiansyah Rana, dia enggan mengomentari kasus tersebut. “Saya tidak bisa memberi komentar dulu terkait permasalahan ini. Secara tegas kita belum bisa memberi keterangan," ujar Irdiansyah Rana.

Di pihak lain, Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto menilai kaburnya narapidana kasus peledakan ruko di jalan Medan-Banda Aceh, Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, 4 Oktober 2016 lalu itu murni kelalaian pihak rutan.

Menurutnya, secara aturan pada saat tahanan pulang ke rumah, maka perlu diberikan pengawalan ketat dari petugas. “Bagaimana bisa seorang warga binaan pulang tanpa pengawalan dari pihak Rutan. Ini bisa dikatakan kelalaian petugas,” kata Kapolres.

"Ini jadi pertanyaan juga apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Maka kita akan melihat pemeriksaan nanti karena disinyalir ini bukan kali pertama napi kabur dari Rutan Idi,” tegas Kapolres. (mag-75/mai/iil/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP