Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Rebut Pasar Malaysia, Indonesia Siap Ekspor Beras

| editor : 

Bupati Sanggau Paolus Hadi mencoba panen padi menggunakan mesin panen di Desa Tunggal Bhakti, Kecamata Kembayan, Sanggau, Kamis (15/6).

Bupati Sanggau Paolus Hadi mencoba panen padi menggunakan mesin panen di Desa Tunggal Bhakti, Kecamata Kembayan, Sanggau, Kamis (15/6). (Christ Humas for Rakyat Kalbar)

JawaPos.com - Kabupaten Sanggau akan mengeskpor beras ke Malaysia. Rencananya ini akan dilakukan 21 Oktober mendatang. Ekspor perdana akan di-launching Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan hadir dalam Puncak Hari Pangan Sedunia Tingkat Nasional di Kabupaten Sanggau, Kalbar. 

Desa Tunggal Bhakti Kecamatan Kembayan dipercaya mewakili Kabupaten Sanggau untuk mendukung pengembangan lumbung pangan dunia. Targetnya, Indonesia melalui Kabupaten Sanggau akan merebut pasar beras di negara tetangga Malaysia dengan harga dan kualitas yang bisa bersaing. Selama ini negeri jiran itu masih mengimpor beras dari Thailand maupun Vietnam.

Bupati Sanggau Poulus Hadi mengganggap ini adalah sebuah peluang untuk kemajuan Sanggau dibidang pertanian, tentunya untuk kemakmuran masyarakat. Secara umum, ia menyebut Indonesia merupakan negara besar dengan areal sawah yang luas, dan harus menjadi tuan di negeri sendiri.

“Bagaimana peluang ini bisa jadi kenyatakan? Tentunya harus didukung Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah sebagai fasilitator dan para petani di sini untuk mempersiapkan produknya,” katanya kepada wartawan usai panen raya padi, Mendukung Pengembangan Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor di Desa Tunggal Bhakti Kecamata Kembayan belum lama ini.

“Saya berharap betul dengan petani untuk merespons hal ini, agar program ini bisa terealisasi. Dulu petani bisa tanam dan panen dua kali setahun, sekarang usahakan tiga kali,” sambung Poulus.

Dia optimis gerakan ini sangat berpotensi investasi untuk masyarakat Kembayan, khususnya Desa Tunggal Bhakti. Gerakan ini juga diharapkan mampu menekan tingkat kemiskinan dan pengangguran melalui jagung dan beras.

Saat ini Kabupaten Sanggau telah melakukan Sergab (Serapan Gabah) dan tertinggi di Kalbar. Setelah panen, para kelompok tani mempersiapkan kembali penanaman padi, sehingga Oktober mendatang sudah siap dipanen. Menindaklanjuti program ekspor beras ke negara tetangga, Pemkab Sanggau akan mengajukan dukungan fasilitas irigasi kepada Presiden Jokowi demi melancarkan proses kegiatan Pertanian di Kabupaten Sanggau.

Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu juga meminta masyarakat tidak malu jadi petani. Karena pertanian di Kabupaten Sanggau akan menjadi lumbung pangan dunia. Anak-anak muda juga diingatkan untuk lebih memperdalam ilmu pertanian dengan menjadi petani modern.

“Masyarakat harus bangga jadi petani. Jadilah petani-petani modern yang bisa menerobos hal-hal baru di bidang pertanian,” harap Poulus. (Kiram Akbar/Christ Humas/fab/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP