Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Sepakbola Indonesia

AC Milan Tak Mampu Melindungi Donnarumma

| editor : 

Gianluigi Donnarumma tak mau menandatangani kontrak baru karena situasi yang belakangan beredar.

Gianluigi Donnarumma tak mau menandatangani kontrak baru karena situasi yang belakangan beredar. (AFP)

JawaPos.com - AC Milan mendapat kritik akibat dinilai tak mampu melindungi pemainnya, Gianluigi Donnarumma. Kritik itu dilantunkan oleh agen Donnarumma, Mino Raiola.

Seperti diketahui, Donnarumma diisukan akan hengkang dari Milan menyusul keputusannya tak memperbarui kontrak. Hal itu memunculkan kegeraman di kalangan fans Milan.

Suporter garis keras Milan, Ultras, tak berhenti menyerang Donnarumma dengan kritik keras. Beragam sindiran pun dilontarkan, hingga ancaman pembunuhan terhadap kiper berusia 18 tahun itu dan keluarganya.

Raiola, yang semula diam saja, akhirnya buka suara untuk melindungi kliennya. Dia mengatakan, semula Donnarumma sudah siap meneken kontrak baru. Namun, situasi mendadak berubah karena sikap yang belakangan muncul.

"Situasi telah menjadi terlalu keras dan bermusuhan, hingga tidak ada jalan keluarnya. Kami mengambil keputusan yang tidak kami inginkan, tidak ada hubungannya dengan uang. Kami diancam, keluarga Donnarumma diancam, keduanya tidak bermain lagi dengan ancaman kematian. Anda tidak dapat mempertahankan pemain dengan mengancam dia," kata Raiola saat berbicara dengan Sky Sport Italia, Mediaset Premium, dan Rai Sport.

"Kami bahkan tidak sempat membicarakan uang atau mengeluarkan klausul, karena kami tidak diizinkan untuk sejauh ini, atau memikirkan yang terbaik untuk Gigio. Dia siap menandatangani kontrak baru, tidak ada keraguan dalam pikirannya. Mereka memaksa kami untuk meninggalkan negosiasi karena lingkungan yang tercipta di sekitarnya," sambungnya.

Menurut Raiola, Milan sendiri yang telah "memaksa" Donnarumma mengambil keputusan tak memperbarui kontrak dan berpotensi hengkang. Kubu I Rossoneri pun dinilai tak bisa melindungi pemainnya dari segala hujatan hingga ancaman yang datang.

"Saya mengambil tanggung jawab. Mereka memaksa kami, Milan yang kehilangan Donnarumma. Dia berkata kepada saya, 'jujur saja Mino, saya tidak merasa benar melakukan negosiasi saat orang-orang ini menghina dan mengancam saya dan keluarga saya'," urai Raiola lagi.

"Misalnya, ada spanduk di depan markas klub. Pihak klub seharusnya bisa melindungi pemain dan melepaskan spanduk. Klub harus mendukung pemain dan mendorong kariernya, tidak mengancam dengan meninggalkannya di tribune," tegasnya.

Juara Spanyol dan Eropa, Real Madrid, diyakini berada di posisi terdepan untuk perburuan Donnarumma. Juventus juga tertarik mendatangkannya sebagai calon penerus Gianluigi Buffon. Namun, Raiola menegaskan, sejauh ini belum melakukan negosiasi dengan pihak manapun.

"Saya belum berbicara dengan klub besar manapun. Kami tidak memiliki kesepakatan dengan tim lain. Dia sudah memiliki tawaran dari Juventus, Real Madrid. dan klub besar lain saat berusia 14 tahun. Jadi, jika dia ingin pergi, pasti sudah melakukannya sejak dahulu, saya bisa meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada transfer cepat," jelas pria yang juga menaungi beberapa pemain kenamaan lain seperti Zlatan Ibrahimovic hingga Mario Balotelli itu.

"Saya sudah memastikan kami tidak akan pergi dengan status bebas transfer, jadi tidak ada terburu-buru untuk menandatangani kontrak. Saya menginginkan pendekatan yang lebih bertahap," tutup Raiola. (ira/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP