Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Children's

Penting! Lima Imunisasi Dasar Lengkap yang Harus Diperoleh Buah Hati

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Ist/hellosehat.com)

JawaPos.com - Di Indonesia, tiap bayi di bawah umur satu tahun harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Imunisasi ini berguna untuk mencegah berbagai penyakit pada bayi. Namun sayangnya masih banyak orang tua takut dengan dampak pada bayi setelah imunisasi dilakukan.

Bayi yang diimunisasi akan terhindar dari berbagai penyakit seperti campak, tuberkulosis (TBC), difteri, pertusis atau batuk rejan, tetanus, dan hepatitis B. Imunisasi dasar lengkap ini terdiri dari 5 jenis vaksin yang akan diberikan sesuai umur bayi, dan pemberian setiap vaksinnya bisa dilakukan lebih dari satu kali.

Dengan mendapatkan vaksin sesuai umurnya, tubuh bayi dirangsang untuk membuat sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dengan membentuk antibodi. Fungsinya sebagai perlawanan untuk menyerang penyakit berbahaya. Dalam keterangan tertulis hellosehat.com, Senin (19/6) ada lima vaksin imunisasi dasar lengkap.

1. Vaksin hepatitis B untuk mencegah penyakit hepatitis B dan kerusakan hati. Vaksin ini diberikan 1 kali pada bayi baru lahir yang berusia kurang dari 7 hari. Saat bayi baru lahir, biasanya bayi akan langsung diberikan vaksin ini.

2. Vaksin BCG untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC). Vaksin ini diberikan 1 kali pada bayi yang berumur 1 bulan.

3. Vaksin DPT-Hepatitis B untuk mencegah difteri, pertusis, tetanus, dan hepatitis B. Vaksin ini diberikan 3 kali, yaitu pada saat bayi berumur 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.

4. Vaksin polio untuk mencegah polio. Polio dapat menyebabkan kelumpuhan dan tungkai kaki dan lengan. Vaksin ini diberikan 4 kali, yaitu pada saat bayi berumur 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.

5. Vaksin campak untuk mencegah campak. Campak dapat menyebabkan komplikasi radang paru, radang otak, dan kebutaan. Vaksin campak diberikan 1 kali saat bayi berumur 9 bulan. (cr1/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP