Jumat, 15 Dec 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolis

METROSIANA

Maunya Ditahan di Bibir Luar, eh Jarum Malah Masuk Tenggorokan

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (David/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com– Yang enak diemut itu permen, bukan jarum pentul. Pengalaman buruk dialami Laila Sari. Bocah 12 tahun itu harus naik meja operasi gara-gara jarum nakal tersebut.

Senin malam (12/6) Laila akan mengenakan jilbab. Seperti biasa, dia meletakkan jarum pentul di bibirnya. Tiba-tiba dia batuk. Akhirnya, jarum tersebut tertelan. ”Saat dirontgen, jarumnya berada di saluran napas di pangkal leher,” ujar dr Nyilo Purnami, spesialis THT-KL RSUD dr Soetomo.

Laila menuturkan kepada dokter bahwa sesaat setelah batuk itu, dirinya mengalami nyeri di leher. Jarum pentul seukuran 3 sentimeter tersebut juga membuat tenggorokannya merasa terganjal. Dia terus batuk-batuk.

Saat kejadian tersebut, orang tua Laila langsung membawa ke dokter di dekat rumahnya. Karena tidak kunjung membaik, pada Selasa (13/6) malam, dokter tersebut merujuk ke RS Siti Khodijah, Sidoarjo. Rumah sakit itu pun langsung merujuk Laila ke RSUD dr Soetomo.

Di instalasi gawat darurat (IGD), dokter segera menangani. Proses awalnya adalah foto rontgen. ”Selanjutnya, operasi dengan bius total,” jelas Nyilo. Kamis (15/6) Laila diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi di ruang observasi intensif (ROI) IGD.

Kejadian seperti Laila, menurut Nyilo, cukup sering terjadi. Apalagi Nyilo mengamati banyak perempuan yang mengulum jarum pentul saat persiapan berbusana. Selain karena terbatuk seperti yang dialami Laila, tertelannya jarum bisa terjadi karena tersedak, dikagetkan, atau terhirup. ”Sebaiknya, jarumnya diletakkan di meja saja daripada dikulum,” tutur Nyilo.

Dia menyayangkan seringnya menyepelekan kebiasaan tersebut. Padahal, dampaknya fatal. Pada beberapa kasus, memang jarumnya tidak masuk terlalu dalam. Akan tetapi, pernah juga dijumpai jarum sampai masuk di dalam bronkus atau cabang laring ke paru-paru. Kalau sudah begini, pasien harus menjalani operasi bronkoskopi, bahkan bisa juga thorakotomi (pembedahan pada daerah toraks) untuk mengeluarkan si jarum. Bisa juga jarum masuk ke saluran makan.

Nyilo menuturkan bahwa pada bulan ini sudah ada tiga kasus benda asing yang masuk ke jalan napas. Dua di antaranya tersedak jarum pentul. ”Ada juga yang tersedak kacang,” bebernya. (lyn/c6/dos)

Sponsored Content

loading...
 TOP