Jumat, 22 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Internasional

Buka Puasa di Warung Pizza yang Berujung Bencana

| editor : 

TANGIS MEMILUKAN: Seorang ibu meratap setelah mengetahui putrinya menjadi korban penembakan dalam teror di warung pizza di Mogadishu, Somalia, kemarin.

TANGIS MEMILUKAN: Seorang ibu meratap setelah mengetahui putrinya menjadi korban penembakan dalam teror di warung pizza di Mogadishu, Somalia, kemarin. (FARAH ABDI WARSAMEH/AP PHOTO)

JawaPos.com - Abdikarim Ahmed sedang bersiap menyantap menu buka puasa di Posh Treats, salah satu restoran di Posh Hotel, saat mendengar suara ledakan yang sangat keras Rabu (14/6). Mereka yang sedang bersantap di restoran elite itu pun langsung panik. Sebagian lari keluar dan sebagian yang lain tiarap di lantai.

”Ledakan itu mengempaskan tubuh saya ke lantai. Begitu sadar, saya langsung berlari keluar. Saya melihat serpihan bom di mana-mana. Semuanya kacau,” kata Ahmed. Selain Posh Treats, ledakan yang belakangan diketahui sebagai bom bunuh diri itu membuat Pizza House porak-poranda. Restoran favorit anak muda di ibu kota Somalia itu juga terkena dampak ledakan.

Ledakan bom bunuh diri di gerbang Posh Hotel itu ternyata hanyalah awal serangan. Tidak lama setelah ledakan, di tengah kepanikan para pengunjung restoran, lima pria bersenjata memasuki Pizza House. Mereka lantas melepaskan tembakan membabi buta ke segala arah dan menyandera 20 orang. Semalaman lima teroris yang menyebut diri mereka sebagai anggota kelompok militan Al Shabaab itu menahan 20 sandera.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian Rabu malam pun langsung mengepung Pizza House. Baku tembak lima pelaku dan aparat kepolisian pun tidak terelakkan. Segera setelah lima pelaku tak berkutik, polisi langsung menyisir Pizza House untuk melihat kondisi para sandera.

Insiden Rabu malam itu merenggut total 31 nyawa. Itu termasuk lima pelaku dan seorang pengebom bunuh diri. Dalam klaim yang mereka sampaikan kepada media, Al Syabab mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut. ”Seorang mujahid meledakkan bom mobil bunuh diri setelah menabrak Posh Hotel yang punya kelab malam,” ujar Abdiasis Abu Musab, juru bicara divisi militer Al Syabab.

Sementara itu, sebuah ledakan juga mengguncang taman kanak-kanak (TK) di Kota Xuzhou, Fengxian County, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, kemarin. Sedikitnya tujuh orang tewas dalam insiden tersebut. ”Ledakan terjadi saat anak-anak hendak pulang sekolah,” kata seorang saksi mata. Tidak jelas apakah seluruh korban tewas adalah anak-anak. Aparat belum mau bicara banyak tentang insiden tersebut.

Selain menewaskan tujuh orang, ledakan yang terjadi sekitar pukul 17.00 waktu setempat itu juga mengakibatkan 66 orang terluka. Sedikitnya sembilan di antaranya berada dalam kondisi kritis. ”Kami masih menyelidiki penyebab ledakan,” ujar seorang pejabat setempat. Media lokal menyebut tabung gas dari salah satu kedai makanan di area sekolah sebagai penyebab ledakan. (AFP/Reuters/BBC/aljazeera/hep/c6/any)

Sponsored Content

loading...
 TOP