Kamis, 23 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolis

Tersangka Pungli Pasar Porong Dilimpahkan ke Kejaksaan

| editor : 

PUNGLI PASAR PORONG SUDAH P-21: Dari kanan, Abdul Wahab, Sugiono, dan Gustono, tersangka OTT pungli Pasar Porong, tiba di kejari

PUNGLI PASAR PORONG SUDAH P-21: Dari kanan, Abdul Wahab, Sugiono, dan Gustono, tersangka OTT pungli Pasar Porong, tiba di kejari (Hanung Hambara/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kasus pungutan liar (pungli) yang menyeret tiga pejabat Pasar Porong menemui babak baru. Polisi mengirim tersangka Rabu (14/6) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Sebab, berkas perkara sudah dianggap P-21 (sempurna) oleh jaksa.

Tiga pejabat tersebut adalah Sugiono (kepala UPT Pasar Porong), Abdul Wahab (bendahara), dan Gustono (pengawas pasar). Mereka tiba di Kejari Sidoarjo pada pukul 09.00. Mereka datang dengan dikawal petugas. Setelah turun dari mobil yang ditumpangi, ketiganya diarahkan ke ruang pemeriksaan pidana khusus (pidsus).

Kanittipikor Polresta Sidoarjo Iptu Hari Siswanto menyatakan, pelimpahan itu merupakan tindak lanjut dari keputusan jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara. Berkas perkara dinyatakan P-21 pada Senin (12/6). ”Kami serahkan berkas perkara dan tersangka kepada jaksa,” katanya.

Dia mengungkapkan, pelimpahan perkara tahap pertama tersebut dilakukan dua kali. Sebab, pada penyerahan pertama, JPU menganggap berkas belum sempurna. Jadi, berkas itu dikembalikan untuk dilengkapi alias P-19. ”Sempat dikembalikan sekali dan langsung kami penuhi,” ungkapnya.

Kasus pungli di Pasar Porong adalah hasil operasi tangkap tangan (OTT) dengan tersangka pegawai negeri sipil (PNS) pertama yang akan disidangkan. Sejauh ini berkas perkara lainnya, yakni tersangka Raden Prayudi (kasus Desa Semambung, Gedangan), Akhmad Anwar (DPM PTSP), dan Djemanun Handoko (disnaker), belum berstatus P-21. ”Kasus lain sudah memasuki tahap satu dan sedang diteliti jaksa,” ujar perwira polisi dengan dua balok di pundak tersebut.

Sekadar informasi, tiga PNS di lingkungan Pemkab Sidoarjo terjaring OTT Tim Saber Pungli Polresta Sidoarjo pada Maret lalu. Mereka adalah pejabat di UPT Pasar Porong. Ketiganya dinilai ikut melakukan praktik pungli. Modusnya adalah menarik retribusi pelayanan pasar di luar ketentuan. Jadi, ada selisih uang dari jumlah seharusnya yang disetor ke kas daerah. Lalu, pelaku membagi-bagikan uang sisa itu. (edi/c16/ai)

Sponsored Content

loading...
 TOP