Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Cirata Tercemar, Waduk Jatiluhur Terancam

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (AFP)

JawaPos.com - Kerusakan lingkungan di Waduk Cirata bisa mengancam keberadaan Waduk Jatiluhur. Faktornya beragam, mulai dari Keramba Jaring Apung (KJA) yang melebihi kapasitas, faktor aliran sungai dan kondisi di badan Waduk Cirata sendiri. 

Supervisor Pengamanan Aset dan CSR Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC) Rizki Dwi Pamungkas mengatakan, kondisi waduk ini kan bertahap-tahap seperti hal nya tangga dari mulai Saguling-Cirata-Jatihulur.

Sehingga kata dia, ketika ada perbaikan lingkungan di jatiluhur tapi Cirata dan Saguling tidak ditata dan hulu tidak ditata sama saja turun kebawah pun akan terjadi pencemaran. 

"Karena posisi waduk ini dari mulai Saguling, kemudian mengalir ke Cirata, kemudian mengalir ke Jatiluhur. Jatiluhur dipakai oleh karawang, bekasi, Jakarta dan sekitarnya," ungkap Rizky kepada RMOLJabar (Jawa Pos Grup), Minggu (28/5).

Dengan demikian apabila Cirata tidak dikelola dengan baik kualitas airnya, serta kualitas lingkungannya akan berdampak ke seluruh komponen.

"Akan berdampak juga ke Jatiluhur kemudian ke ibu kota, Karawang, Bekasi dan Jabodetabek," tandasnya.(nif/rmol/mam/jpg)

Sponsored Content

loading...
 TOP