Rabu, 20 Sep 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
JPG Today

Duh, Teluk Balikpapan Makan Korban Lagi

| editor : 

Tim SAR gabungan melakukan pencarian Bahmid Noor yang diduga terjebur ke laut saat memancing di buritan kapal di Pelabuhan Chevron, Rabu (17/5) malam.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian Bahmid Noor yang diduga terjebur ke laut saat memancing di buritan kapal di Pelabuhan Chevron, Rabu (17/5) malam. (Gusti Ambri/Kaltim Post)

JawaPos.com - Satu lagi kasus orang hilang di Teluk Balikpapan. Tepatnya di Pelabuhan Chevron, Semayang akibat pergi memancing. Bahmid Noor (49) dilaporkan tidak kembali ke rumah usai pergi memancing Rabu (17/5) sekira pukul 18.30 Wita.

Warga Griya Permata Asri, Jalan Musi RT 53, Gunung Bahagia, ini diduga hilang tercebur laut saat memancing di atas buritan kapal TB Teluk Adang yang sedang berlabuh.

"Sekira pukul 14.20 Wita hari ini (kemarin), kami menerima laporan dari KP3 (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan) Semayang yang menerima laporan dari keluarga bapak Bahmid Noor. Menyatakan jika yang bersangkutan tidak pulang usai memancing di sekitar Pelabuhan Semayang. Laporan ini kami tindak lanjuti dengan melakukan proses pencarian," ujar Kepala Badan SAR Nasional Balikpapan, Mujiono di lokasi pencarian, Kamis (18/5). 

Dari informasi sementara yang diperoleh Basarnas, saat kejadian ada seorang saksi, Alpart, anak buah kapal TB Selat Makassar masih melihat korban sekira pukul 21.00 Wita. Namun ketika ada gerakan dari kapal, saksi kemudian tidak lagi melihat korban. Dugaan sementara, korban tercebur ke laut. Ini karena motor yang dipakai korban masih tertinggal di parkiran Pelabuhan Semayang. 

"Kemungkinan korban tercebur ke laut. Tetapi kami masih lakukan pendalaman untuk memastikan informasi ini benar. Karena dari informasi istri korban, Iswaty (45), suaminya biasa kembali sekira pukul 23.00 Wita setiap habis pergi memancing," ujarnya. 

Selain akibat guncangan kapal, Mujiono menyebut korban diduga tercebur lantaran punya riwayat penyakit. Ini juga berdasarkan keterangan istrinya. Sementara hingga pukul 18.00 Wita, kemarin, tim gabungan dari SAR Balikpapan, BPBD Balikpapan, Ditpolair Polda Kaltim, Polair Polres Balikpapan, Pol KP3 Semayang, Lanal, Balakarcana, PMI, Banda, Stekpala, KKP Semayang, relawan dan keluarga korban masih tinggal di lokasi pencarian. 

Sementara itu, Kasat Polair Polres Balikpapan, AKP Teguh Sanyoto menyebut bahwa telepon seluler korban masih bisa dihubungi oleh sang istri pukul 23.00 Wita. Tetapi selepas itu hingga pukul 00.00 Wita, telepon korban tidak aktif lagi. "Korban mancing sendiri. Biasa pulang ke rumah pukul 11 malam. Saat malam itu istrinya telepon masih bisa dihubungi, tetapi setelah itu tidak bisa lagi," ucap Teguh. (*/rdh/rsh/k15/fab/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP