JawaPos Radar

Marlupi Dance Tampil Memukau di Miami

08/05/2017, 04:01 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Marlupi Dance Tampil Memukau di Miami
NUANSA BALI: Penampilan murid Marlupi Dance Academy di pentas International Young Dancer Festival 2017 di Miami, Amerika Serikat, pada akhir April (Marlupi Sijangga for Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Sekolah tari Marlupi Dance Academy (MDA) kembali menunjukkan prestasi dan eksistensinya. Sebelas muridnya pentas di Miami, Amerika Serikat. Mereka tampil di International Young Dancers Festival 2017 pada 29–30 April.

Marlupi Dance Tampil Memukau di Miami
GEMULAI: Penampilan murid Marlupi Dance Academy di pentas International Young Dancer Festival 2017 di Miami, Amerika Serikat, pada akhir April. (Marlupi Sijangga for Jawa Pos/JawaPos.com)

Tidak hanya menampilkan balet klasik, mereka juga meramu balet dengan sentuhan gerakan tari tradisional. Dihubungi via pesan singkat, Marlupi Sijangga, pendiri MDA, menjelaskan bahwa sebelas muridnya itu dipilih dan dilatih selama beberapa bulan.

Perempuan 80 tahun tersebut menyadari bahwa penampilan sebelas muridnya itu merupakan cerminan dari Indonesia. Sebab, dalam festival tersebut, ada tujuh negara yang mengirimkan wakilnya, yakni Amerika Serikat, Denmark, Jerman, Indonesia, Peru, Polandia, dan Afrika Selatan. ”Kami ini seperti duta atau wakil Indonesia, jadi harus maksimal,” katanya. Apalagi, dalam festival itu, ada 150 orang yang terlibat sebagai peserta.

International Young Dancer Festival 2017 merupakan ajang pertukaran kebudayaan. Tentu dalam bentuk tari. Para perwakilan menunjukkan tarian yang ada di negara masing-masing. ’’Kami pun harus menunjukkan gerakan tarian yang sangat Indonesia,’’ tuturnya. ”Kami membawakan tarian dari Jawa dan Bali. Dikombinasikan,” imbuhnya.

Ibu tiga anak itu sempat merinding ketika sebelas penarinya mendapat sambutan luar biasa. ”Tidak menyangka sekaligus puas dengan penampilan anak-anak,” ucapnya bangga.

Dalam melatih muridnya, Marlupi selalu menanamkan kedisiplinan. Selain itu, perilaku muridnya diperhatikan. Dengan begitu, bukan kemampuan menari saja yang dilatih, attitude juga ditanamkan. ”Yang dilihat, kalau pentas di luar (negeri) itu, negara asal kita. Kan malu kalau kami tidak total,” ujarnya. (lyn/c7/jan/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up