Rabu, 18 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Hindari Macet Parah, Kendaraan Berat Dilarang Masuk Tol

| editor : 

Ilustrasi

Ilustrasi (Ismail Pohan Indopos)

JawaPos.com - Salah satu cara agar kemacetan tak terjadi pada libur panjang Jumat ini hingga Senin depan adalah dikeluarkannya larangan bagi truk besar masuk jalan tol. Pasalnya, kendaraan besar ini dinilai menjadi salah satu faktor kemacetan bila kendaraan di dalam tol padat.

Menurut Kakorlantas Irjen Royke Lumowa, mulai pukul 14.00 WIB tadi, kepadatan sudah mulai terjadi di arah Semanggi, Cawang hingga ke Jagorawi. "Kami sudah membagi personel baik ke arah tol Tangerang, Jagorawi, Cikampek dan ke arah Cipularang, dan seterusnya arah Cirebon menuju Jawa Tengah," kata dia di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/4).

Polri juga telah berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat agar mengeluarkan edaran agar angkutan berat seperti truk besar tidak beroperasi dari Jumat, Sabtu, Minggu hingga arus balik pada Senin nanti. "Karena truk jika minim beroperasi itu tentu mengurangi volume lalin itu sendiri," ucap dia.

Walaupun memang presentase kendaraan besar di dalam tol tak besar, menurut Royke dampak dari tak beroperasinya truk itu akan sangat terasa. "Kita bisa rasakan perbedannya ya. Truk ini memakan kapasitas jalan yang cukup besar sampai 20 hingga 30 persen," kata dia.

Ketika disinggung langkah apa yang akan dilakukan bila nantinya terjadi kemacetan, menurut mantan Kapolda Papua Barat ini, mereka akan melakukan pengalihan arus. "Jika terlanjur di tol, kita akan masukkan ke kantong parkir. Kantong ini ada di rest area. Kemudian sistem buka tutup, serta penggelaran anggota di jalan yang dengan cepat mendeteksi jika ada penyebab kemacetan," tukas dia. (elf/JPG)

Rekomendasi Untuk Anda

Sponsored Content

loading...
 TOP