Selasa, 17 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Siapkan Rp 168 Miliar, Depok Bangun Alun-alun Religi

| editor : 

Siapkan Rp 168 Miliar, Depok Bangun Alun-alun Religi

Siapkan Rp 168 Miliar, Depok Bangun Alun-alun Religi (Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kota Depok)

JawaPos.com - Pemkot Depok akan segera membangun alun-alun bertema religus. Konsep pembangunan alun-alun dengan fasilitas tempat ibadah itu dilakukan untuk mempererat toleransi antara umat beragama. Tak tangung-tanggung anggaran yang dipersiapkan untuk alun-alun religius ini mencapai Rp 168 miliar.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menyatakan, konsepnya untuk wisata religi warga karena yang tinggal di Depok sangat mejemuk. Pihaknya berencana akan membebaskan lahan seluas 4 hektar dan membangunnya dengan menyediakan sarana ibadah bagi warga.

"Lokasinya ada di sebuah perumahan elit yang sudah menyerahkan fasos-fasum ke kami. Sekarang masih kami bahas agar pembangunannya mulai diekrjakan pada awal 2018,” katanya kepada INDOPOS (Jawa Pos Group), kemarin (20/04).

Pradi menjelaskan, di lahan alun-alun itu pihaknya akan menyediakan sarana peribadahan bagi warga yang memeluk beragam agama. Diantaranya masjid, gereja, pura, wihara, dan klenteng. Selain sarana ibadah, juga akan membangun fasilitas lain berupa aula sebagai tempat pertemuan dan kegiatan, taman bermain anak, gedung kesenian, dan sarana untuk penyandang disabilitas.

“Di sana nanti warga dapat beribadah dan bertatap muka dengan kami. Semua dapat disampikan secara langsung, dan ini juga dapat dijadikan rapat baik dinas dan DPRD sendiri. Konsep ini kami yakin akan dapat mempererat komuninasi sesame warga dan meningkatkan toleransi beragama,” paparnya.

Menurutnya, alun-alun ini juga merupakan pembuktian janji politiknya bersama walikota saat mengikuti Pilkada Depok pada 2015, lalu. Untuk pembangunannya masih dalam tahap pembahasan dengan DPRD Depok. Rencananya anggaran untuk pembangun alun-alun itu menghabiskan dana APBD Rp168 miliar untuk pembelian lahan.

“Mei 2017 pembebasan lahan akan dikerjakan, sedangkan untuk pembangunannya akan diagendakan pada tahun anggaran 2018. Kami ingin mempercantik wajah kota ini dan mendekatkan diri ke masyarakat. Selama ini kepala daerah yang memerintah sangat jauh dari warganya, dan sekarang kami mencoba merubah ini semua,” jelasnya. (cok/yuz/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP