Minggu, 22 Oct 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Metropolitan

Pimpin Jakarta,  Anies-Sandi Tersandera Dengan DPRD

| editor : 

Duet Anies Baswedan-Sandiaga S Uno

Duet Anies Baswedan-Sandiaga S Uno (Dok.Jawa Pos)

JawaPos.com - Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berhasil menjadi 'jawara DKI Jakarta, lantaran suaranya beda di atas 10 persen dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Saat menjadi Gubernur DKI Jakarta pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS akan tersandra dengan DPRD. Mengingat mayoritas kursi terbanyak adalah partai pendukung Ahok-Djarot, seperti PDIP, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Nasdem.

"Konsisi ini membuat  Anies-Sandiaga harus  bekerja keras untuk merangkul DPRD," ujar pengamat politik dari Akar Rumput Strategic Consulting Dimas Oky Nugroho, dalam diskusi bertemakan 'Tantangan Mewujudkan Perubahan dan Rekonsiliasi', Cikini, Jakarta, Kamis (20/4).

Lebih lanjut dia menambahkan, Anies Baswedan yang bukan merupakan bukan kader dari Partai Gerindra dan PKS juga akan menimbulkan dilematika. Bisa saja di kemudian hari Anies tidak ingin mengakomodir keinginan Partai Gerindra dan PKS. "Jadi fenomena ini akan menarik," katanya.

Sekadar informasi berdasarkan data dari Indikator Politik Indonesia menurut hasil hitung cepat Anies-Sandiaga memperoleh angka 57,74 persen mengalahkan Ahok-Djarot yang mendapatkan 42,26.

Sementara lembaga survei Saiful Mujani Research annd Consulting juga memaparkan hasil hitung cepatnya. Hasilnya Anies-Sandiaga medapatkan 58,31 persen dan Ahok-Djarot hanya memperoleh 41,9 persen.

Kemudian Polmark Indonesia juga mempulikasikan hasil hitung cepat dengan Anies-Sandiaga mendapatkan 58,31 persen, dan Ahok-Djarot mendapat 42,47 persen suara.(cr2/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP