Selasa, 21 Nov 2017
Logo JawaPos.com
JawaPos.com Icon
Otomotif

Ini Strategi New Agya Rebut Pasar Anak Muda

| editor : 

PLAYFUL: Pengunjung mengamati penampilan dan fitur New Agya saat peluncuran di Pakuwon Trade Center, Surabaya, Senin (10/4).

PLAYFUL: Pengunjung mengamati penampilan dan fitur New Agya saat peluncuran di Pakuwon Trade Center, Surabaya, Senin (10/4). (FRIZAL/JAWA POS)

JawaPos.com - Toyota Astra Motor (TAM) kemarin resmi meluncurkan New Agya untuk pasar Jawa Timur. City car bermesin 1.200 cc itu mengincar pasar anak muda agar tak bersaing dengan low cost green car (LCGC) Toyota Calya. 

Area IV General Manager PT Toyota Astra Motor Dharmawan Halim menyatakan, New Agya dengan kapasitas mesin 1.200 cc lebih agresif sehingga lebih sesuai dengan karakter anak muda. "Engine power-nya naik 30 persen dibanding Agya yang lama," terangnya saat peluncuran New Agya di Pakuwon Trade Center kemarin (10/4). 

Fokus pasar kepada anak muda pun membuat tampilan New Agya lebih stylish. Warna baru yang diusung adalah kuning, menampilkan kesan fun dan playful. "Dulu ring velgnya hanya 13 inci. Sekarang 14 inci. Seat-nya juga sudah racing style," ungkapnya.

Di sisi entertainment, New Agya 1.2L Grande juga telah didesain dengan bluetooth call serta audio steering switch untuk mengontrol musik melalui kemudi. Di bagian eksternal, Toyota menyematkan headlamp LED proyektor yang biasanya ada pada mobil di atas Rp 200 jutaan. 

Operation Manager Auto2000 Jawa Timur Hendra Purnawan menambahkan, New Agya membuat peng­gunannya didominasi anak muda berusia kurang dari 30 tahun. Persentasenya lebih dari 90 persen. "Konsumen lebih dari 30 tahun dan sudah berkeluarga biasanya memilih Toyota Calya," ujarnya.

Di Jawa Timur, penjualan mini entry mencapai 18.332 unit pada 2016. Toyota Agya meraih penjualan 5.292 unit dan memimpin kelas tersebut dengan pangsa pasar 28,9 persen. Adanya New Agya membuat pihaknya kembali ingin mengukuhkan dominasi pasar dengan capaian pangsa pasar sebesar 35 persen tahun ini. 

New Agya ditargetkan terjual sebanyak 700 unit per bulan atau 8400 unit pada 2017 di Jawa Timur. "Pasar mini entry ini mungkin akan naik 10 persen di Jatim pada tahun ini," terangnya. (vir/c24/noe)

Sponsored Content

loading...
 TOP